a
Widget Image
Pulau Sangiang Banten

Menikmati Wisata Alam di Pulau Sangiang Banten

SERANG, BANPOS – Sebagian masyarakat pasti sudah mempersiapkan diri untuk menghadapai libur panjang yang terhitung sejak esok hari Kamis hingga Minggu (4-8/5/2016).

Namun beberapa masyarakat mungkin lebih memilih untuk berdiam diri dirumah untuk sekedar istirahat. Hal tersebut sangat disayangkan apabila tidak dimanfaat secara maksimal, terlebih Provinsi Banten memiliki banyak sekali objek wisata alam, bahari dan budaya yang salah satunya adalah pulau sangiang yang terdapat di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.

Pulau Sangiang yang merupakan sebuah pulau kecil dengan pemandangan sangat indah tersebut jarang sekali tersentuh oleh wisatawan, sehinga pulau tersebut masih sangat asri dan jauh dari bisingnya perkotaan sangat cocok untuk traveller yang ingin menikmati libur panjang dengen wisata alam, bahari dan budaya dalam satu pulau.

Pulau Sangiang sendiri bukanlah sebuah tempat wisata yang penuh dengan fasilitas, namun minimnya fasilitas layaknya pulau yang hilang tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri dari pulau ini untuk dikunjungi.

Pulau Sangiang memiliki pemandangan alam yang luar biasa indah, pantai-pantainya yang cantik dengan pasir putih menyatu dengan birunya laut, serta aneka ragam tumbuhan dan hewan langka yang bisa menjadi objek penelitian mengagumkan, dan peninggalan sejarah Perang Dunia ke-2 (PD-II) membuat Pulau ini semakin eksotis dan sangat wajib untuk dikunjungi.

Wisata Alam yang ada yaitu para penelusur dapat lintas alam, mendaki gunung, memotret, bersepeda, berkemah dan menikmati panorama alam pantai yang landai maupun pantai yang curam.

Lokasi obyek wisata alam ini terletak di bagian barat, barat laut dan bagian selatan Pulau Sangiang serta sepanjang pantai Batu Mandi dan sekitar Gunung Gede.

Pulau Sangiang Banten / IST

Pulau Sangiang Banten / IST

Wisata Bahari yaitu para penelusur dapat melakukan scuba diving, snorkeling, menikmati keindahan terumbu karang di taman laut dengan glass bottom boat, memancing dan berjemur.

Kegiatan scuba diving sendiri dapat dilakukan di sekitar perairan Tanjung Raden, sedangkan di Legon Waru dapat dilakukan wisata menggunakan perahu.

Dan untuk Wisata Budaya antara lain para penelusur dapat menikmati/mengamati sisa-sisa perang dunia kedua, yaitu berupa benteng-benteng bekas pertahanan Jepang. Lokasi peninggalan sejarah ini letaknya di sekitar Pos TNI Angkatan laut.

Untuk mengunjungi pulau tersebut, wisatawan dapat menggunakan agen travel atau kelompok pecinta alam yang kerap kali membuka pendaftaran bagi siapapun yang hendak menikmati keindahan pulau tersebut, namun dengan syarat tetap menjaga keasrian pulau dan tidak membuang sampah sembarangan dipulau tersebut.

Selain itu, wisatawan juga dapat memafaatkan kapal milik penduduk setempat tentunya harus membawa keperluan pribadi karena di pulau terebut tidak terdapat fasilitas umum seperti hotel. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment