a
Widget Image
Menteri Sosial khofifah Indar Parawansa

Menteri Khofifah Menangis di Makam Eno, dan Inginkan Pelaku Dihukum Mati

SERANG, BANPOS – Prihatin dengan kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa Eno Farihah (19), sehingga mengetuk hati Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, untuk menemui keluarga korban yang berada di Kampung Bangkir, Kelurahan Pegadikan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (20/5/2016) malam.

Dari Pantauan Bantenpos.co dirumah Korban, Khofifah datang sekitar pukul 20.00 WIB dan langsung disambut oleh ribuan warga dan keluarga korban Arif Pikri (Ayah Eno) serta Mahpudoh (Ibu kandung Eno) yang telah menunggu. Kunjungan Khofifah tersebut bertepatan dengan malam ketujuh hari meninggalnya Eno yang dibunuh oleh 3 tersangka RAI (16), RAr (24), dan IH (24) dengan sadis.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah ikut berdoa bersama warga yang menggelar tahlilan. Dengan Khusyuk Khofifah berdoa hingga menangis. Setelah itu, Khofifah melanjutkan berziarah ke makam Eno yang jaraknya tak jauh dari rumah, dan kembali Khofifah berdoa Semoga amal ibadah Eno diterima disisi Allah SWT hingga menangis. .

“Semoga amal ibadah Eno diterima disisi Allah SWT,” ungkapnya.

Usai memberi doa, Khofifah tak lupa menaburkan bunga ke makam Eno, dan lalu beranjak meninggalkan makam. Namun, sebelum meninggalkan kediaman rumah duka, monsos kepada wartawan mengatakan, setuju dengan hukuman mati yang mestinya dijatuhkan kepada para pelaku, karena dinilai sangat sadis.

Setelah meninggalkan rumah duka, Khofifah lalu menyambangi Kantor Kabupaten Serang Banten, sekitar pukul 21.00 WIB. (CR-4/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment