Ilustrasi

Miris!!! Seorang Guru SMK Di Serang, Cabuli Muridnya Diruang Osis

SERANG, BANPOS – Dunia Pendidikan di Indonesia kembali tercoreng dengan kasus pencabulan yang dilakukan oleh salahsatu oknum Guru SMK di Kota serang terhadap siswinya.

Seharusnya menjadi tauladan bagi siswa-siswinya, seorang oknum guru berinisial (AH) nekad melakukan tindakan keji, sehingga ia dilaporkan ke Mapolres Serang oleh korbannya.

Mirisnya lagi, perbuatan bejad yang dilakukan oknum pendidik berinisial AH itu dilakukan di ruang OSIS. Korban Mawar (16) nama samaran, melaporkan aib yang menimpanya itu ke Mapolres Serang setelah mengadukan kepada orang tuanya.

Kepada petugas di Mapolres Serang, Mawar menceritakan jika musibah pencabulan yang dialaminya itu terjadi pada Jumat (21/5), sekitar pukul 22.00 WIB. Awalnya AH mengajak masuk Mawar ke ruang OSIS disaat melaksanakan kegiatan Pramuka. Karena yang mengajaknya adalah gurunya, korban mengaku tak merasa curiga. Namun, setelah berada di dalam ruang OSIS, AH mengutarakan niatnya dan memaksa Mawar untuk membuka seluruh pakaian yang dikenakannya.

Mawarpun menolaknya dan berniat keluar dari ruangan, namun apa daya pintu ruang OSIS terkunci. AH yang tak kuat menahan birahinya selanjutnya mencekik sambil mengancam jika tidak menuruti ajakannya. Karena ancaman itu, Mawar akhirnya tak berdaya dijadikan nafsu binatang gurunya.

“Namanya juga guru yang meminta masuk kedalam ruangan. Saya ikutin saja, tapi disana saya dibegitukan, dia sempat mengancam mau menyebarkan aib. Tapi saya tetap mengadu ke orang tua saya,” kata Mawar saat ditemui wartawan kemarin.

Gilanya lagi, usai melampiaskan nafsu bejadnya, terlapor memfoto korban yang tanpa busana dengan menggunakan handphone miliknya.

Lagi-lagi, terlapor mengancam korban akan mengeluarkan dari sekolah dan menyebarkan foto bugilnya jika buka mulut. Meski ada ancaman, korban tetap melaporkan aib yang menimpanya kepada orang tuanya dan melaporkannya ke Mapolres Serang.

Iptu Juwandi, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang ketika dikonfirmasi, Senin (23/5), membenarkan adanya laporan asusila yang dilakukan oknum guru terhadap anak didiknya tersebut.

“Laporannya sudah masuk, namun masih kita lakukan pendalaman,” kata Juwandi. (NED/RUL)

Share With:
Rate This Article
Comments
  • Hajar aja tu guru kurang ajAr,biar jerA tu dia.

    2 Oktober 2016

Leave A Comment