a
Widget Image
sensus ekonomi

Pasar Jadi Lokasi Tersulit Dalam Sensus Ekonomi

PANDEGLANG, BANPOS – Sejak Minggu (1/5) lalu, petugas Sensus Ekonomi (SE) dari Badan Pusat Statistik memulai kegiatannya. Namun, ada lokasi yang dianggap sulit untuk disensus, yakni pasar trasdisional. Petugas BPS membutuhkan waktu yang lama mendapatkan informasi dari pelaku usaha di Pasar.

Kesulitan itu diakui oleh Kepala BPS Pandeglang, Tri Cahyo Purnomo saat melakukan pengawasan kepada petugas SE di sejumlah kecamatan dalam melaksanakan tugasnya. Menurutya, kendala yang menyebabkan petugas membutuhkan waktu lama karena, jumlah kios di pasar relatif banyak dan berdempetan. Kemudian dalam proses wawancara, petugas tidak boleh mengganggu pelaku usaha yang sedang transaksi.

“Petugas harus menunggu dulu pelaku usaha selesai beraktifitas transaksi, biarkan mereka (pelaku usaha, red) selesai dulu ijab kabulnya,” paparnya.

Guna mempermudah pengawasan, BPS menempelkan stiker tanda pelaku usaha telah disurvei. Petugas pun diarahkan untuk teliti, agar tidak ada pelaku usaha yang terlewatkan, karena semua pelaku usaha harus disurvey, mulai dari kalangan usaha kecil hingga menengah.

“Di lokasi yang disurvei seperti pasar, ruko berdempet-dempetan, ini sulit bagi petugas karena harus berdesak-desakan, bisa jadi ada yang terlewat, makanya dipasangi stiker,” ujarnya, seraya menambahkan, jiika jumlah petugas SE di Pandeglang sebanyak 1053 personel.

Sedangkan kendala lain yang mungkin terjadi yaitu penolakan dari responden. Misal, sambung dia, petugas mendatangi perusahaan menengah atau atas, biasanya akan lebih sulit dibandingkan pelaku usaha kios-kios di pasar.

“Beda dengan pelaku usaha rumahan, mudah untuk ditembus. Tapi perusahaan besar biasa menolak karena infoemasi yang ditanyakan kerap dianggap sebagai rahasia perusahaan,” ungkapnya.

Untuk menyiasati hal itu, BPS melakukan koordinasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha dan Pemerintah Daerah daerah. Terlebih, Bupati Pandeglang, Irna Narulita telah menerbitkan Surat Eradan yang ditujukan kepada perusahaan-perusahaan untuk mendukung SE. (CR-1/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment