a
Widget Image
pembangunan Musium bermasalah

Pembangunan Gedung Musium Diduga Bermasalah

RANGKASBITUNG, BANPOS – Proyek pembangunan gedung musium dan perpustakaan Kabupaten Lebak tahap II diduga bermasalah. Pasalnya proyek yang dikerjakan oleh PT Bersinar Jesstive Mandiri dengan nilai Rp 7,6 miliar dari APBD II Lebak ini diduga tiang corannya tidak menggunakan batu split.

“Setiap tiang coran tidak menggunakan batu split. Apalagi yang lokasinya berada digedung bangunan lama sama sekali adukannya tak menggunakab split. Padahal batu split banyak, kalau seperti itu caranya bagaimana ada kekuatan, apalagi bangunan ini merupakan bangunan tiga lantai” Ujar sumber Banten Pos yang namanya minta dirahasiakan ini, Minggu, (29/5/2016) kemarin.

Sementara itu Wawan Hermawan kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Lebak ketika ditemui Banpos di lokasi proyek mengatakan, kalau memang pihak pelaksana dalam mengerjakan proyek ini, tak mennggunakan batu split . Maka sambung Wawan pihaknya akan memerintah untuk membongkarnya.

“Tapi masa iya coran tak memakai batu split” bela Wawan.

Samlawi salah seorang tukang mengatakan, setiap coran pasti memakai batu split. Namun ketika pihaknya akan membuktikan apakah coran tersebut memakai batu split atau tidak dengan cara memahat coran tersebut dengan disaksikan wartawan, kenyataanya tidak ditemui adanya batu split dalam coran tersebut,tanpa banyak bicara sambil pergi meneruskan pekerjaannya. (ADE)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment