demo pt mayora

Pemkab Pandeglang Diminta Buat Nyaman Investor

PANDEGLANG, BANPOS – Pro kontra pembangunan pabrik air kemasan PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Group) di Kecamatan Cadasari terus berlanjut. Sebelumnya, pada pekan lalu ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa menolak pendirian pabrik di Desa Cadasari, kali ini, Senin (9/5/2016), giliran massa pendukung yang menggelar aksi unjuk rasa.

Pantauan BANPOS, aksi massa yang dikomandoi Adit Sama dan Encup Sukrana ini mulai menggalang puluhan massa di depan Graha Pancasila. Sekitar pukul 10.00 WIB, massa berjalan menuju depan Gedung Setda Pandeglang di Jalan Kesehatan. Setiba di gedung itu, massa langsung menyampaikan aspirasi. Dengan membawa alat pengeras suara dan poster dukungan terhadap investor, massa mendesak pemerintah daerah tidak mempersulit kedatangan investor.

Dalam orasinya, Adit Sama mengatakan, dengan berdirinya pabrik PT Mayora maka akan membantu pemerintah dalam mengurangi penganguran. Menurutnya, PT Tirta Fresindo Jaya siap memprioritaskan warga lokal untuk bekerja di pabrik yang berdiri di atas lahan lebih dari 10 hektar itu.

“Kami meminta Muspida tidak mempersulit investor yang akan berinvestasi. Mayora adalah pintu pembuka, jika Mayora sukses berinvestasi maka investor lain akan berduyun-duyun masuk ke Pandeglang dan begitu pun sebaliknya,” ujarnya.

Ia meminta, supaya pemerintah daerah dan tokoh masyarakat untuk berfikir jernih terkait kedatangan investor. Karena bagaiamana pun, sambung dia, kondisi Pandeglang yang tertinggal membutuhkan sentuhan pembangunan dan salah satunya melalui jalur investasi.

“Pandeglang di bawah kepemimpinan Irna Narulita dan Tanto Warsono Arban harus ada perubahan dan perubahan itu salah satunya melalui investasi. Bagi kami Mayora harus tetap berlanjut, karena anak cucu kami kelak membutuhkan pekerjaan,” imbuhnya.

Ia juga menyayangkan sikap warga yang menolak pendirian parbik PT Mayora. Apalagi penolakan itu diduga dimotori oleh warga luar Pandeglang.

“Kami masyarakat Pandeglang tersinggung, diobok-obok oleh masyarakat luar yang demo menolak Mayora. Jika mau masing-masing saja, karena masyarakat Pandeglang butuh pekerjaan,” pungkasnya.

Setelah puas menyampaikan aspirasi di depan Gedung Setda, massa akhirnya bergeser ke Gedung DPRD Pandeglang. Di gedung wakil rakyat ini massa kembali menyuarakan aspirasi yang sama. (ARI/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment