a
Widget Image
bantuan psks

Penyaluran Bantuan PSKS Di Sindangresmi Tidak Tepat Sasaran

PANDEGLANG, BANPOS – Warga yang tinggal di Kecamatan Sidangresmi mengeluhkan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) yang dinilai tidak tepat sasaran. Selain itu, penerima program tersebut tidak berdasarkan data tahun 2015, sehingga banyak penerima manfaat pada tahun 2015 yang tidak mendapat bantuan PSKS tahun ini.

Ratna (43) misalnya, warga Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi, kini tidak lagi mendapat bantuan PSKS. Padahal, Ratna salah satu penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tahun 2015. Artinya, dia termasuk masyarakat yang ekonominya kurang mampu.

Ia mengaku kecewa kepada para pendamping program PSKS, karena sebagian penerima bantuan adalah masyarakat yan cukup mampu secara ekonomi.

“Waktu tahun 2015 diberi Rp200.000 per bulan, dibayarkan langsung lewat kantor pos dibayar hanya bulan Januari sampai Juni saja, totalnya Rp1.200.000. Tahun ini saya gak dapat lagi,” ungkapnya, Rabu (11/5/2016).

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua LPM Desa Ciodeng, Entis mempertanyakan pemangkasan penerima program tersebut. Pasalnya, 30 persen penerima bantuan PSKS tahun 2015, saat ini tidak lagi menerima menfaat bantuan yang diperuntukkan kapada masyarakat kurang mampu.

“Tidak masuk akal, karena orang yang layak menerima dicoret. Entah ini terjadi di semua desa atau tidak. Setahu saya, di Kecamatan Sindangresmi dipangkas semua,” katanya.

Ia memaparkan, pada tahun 2015 lalu, penerima KKS di Desa Ciodeng sebanyak 433, namun saat ini menjadi 340, yang dipangkas sebanyak 93 orang penerima. Kondisi yang sama juga dialami oleh di desa lain yang ada di Kecamatan Sindangresmi, diantaranya Desa Sindangresmi dan Pasirtenjo yang masing-masing dipangkas 60 dan 150 penerima PSKS.

“Sembilan desa di Sindangresmi mengalami hal sama, angka pastinya saya lupa hanya ingat Desa Sindangresmi dan Pasirtenjo aja,” tandasnya. (CR-1/EKY)

Share With:
Rate This Article

Leave A Comment