Polisi Bongkar Gudang Miras Terbesar di Kota Serang

SERANG, BANPOS – Gudang supplier minuman keras di Jalan Raya Banten, Unyur, Kota Serang terendus Direktorat Kriminal Hukum Polda Banten. Gudang tersebut digerebek dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda Banten, Selasa (24/5/2016).

Dalam operasi jelang ramadhan ini ditemukan ribuan botol minuman keras dari berbagai macam merk diantaranya prost, drum, tjap kambing, anggur putih dan anggur merah cap orangtua. Gudang miras tersebut termasuk supplier besar di Kota Serang yang memiliki wilayah distribusi se-Banten. Dilokasi botol minuman disimpan di gudang dan mobil box yang semuanya berplat B.

Kanit I Ditkrimum Polda Banten, Kompol Agus Suherman mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat ribuan miras didatangkan dari Jakarta. Gudang yang digerebek belum diketahui peruntukkannya untuk apa. Jelansya, ketika ditemukan gudang tersebut berisi banyak miras.

“Kita belum tahu gudang itu apa, yang jelas informasi dari masyarakat di gudang ini ada mirasnya. Setelah didatangi laporan itu benar. Dilokasi kita juga banyak menemukan botol kosong, dugaan kami botol tersebut isinya sudah habis terjual. Belum ada dugaan untuk miras oplosan. Saat tiba dilokasi kami hanya bertemu security dan kepala gudang,” ujarnya kepada BANPOS di lokasi penggerebekan.

Selain menggerebek gudang di Unyur, Agus bersama timnya mendatangi gudang di Cigabus dan Cikepuh. Di Cikepuh juga ditemukan ratusan miras yang dimiliki oleh Jubed alias Edi. Informasi adanya lokasi penyimpanan miras didapat dari masyarakat dan sudah dipantau sebulan sebelumnya.

“Pemiliknya bernama David Ramli telah kami mintai keterangan. Tetapi penjualan miras ini melanggar Perda Nomor 7 Tahun 2010 dan akan dikenakan tindak pidana ringan, sanksi serta denda dan ancaman kurungan penjara dibawah tiga bulan. Keputusan akan kami serahkan ke Pengadilan dimusnahkan atau dikembalikan. Botol miras sementara diamankan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Banten,” katanya.(SUF)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment