pt obvit serang, penyelewengan bbm

PT Ovite Serang Diduga Langgar UU Migas

RANGKASBITUNG, BANPOS – PT Ovite Serang, perusahaan yang bergerak di bidang jasa kontruksi diduga melanggar UU Migas nomor 22 tahun 2001 tentang Migas. Selain melanggar UU tersebut, perusahaan ini juga dinilai melanggar Peraturan Menteri (Permen) ESDM nomor 26 tahun 2009 tentang Subsidi Gas Ukuran 3 Kg untuk masyarakat miskin.

Perlu diketahui, PT Ovite Serang, didugah telah melakukan penyelewengan BBM jenis tabung gas 3 kg untuk keperluan industri fabrigasi. Padahal, tabung gas 3 Kg tersebut, diperuntukkan untuk masyarakat dan bukan untuk keperluan industri.

“Selain tabung besar kebetulan sedang habis, juga hanya untuk memanaskan pengelasan kontruksi jembatan saja. Ini juga milik pribadi,” kata Mahmud, salah sorang pekerja PT Ovite Serang, ketika sedang melakukan pengelasan kontruksi jembatan untuk alur kabel bawah tanah di Cijoro, Kelurahan Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Rabu (25/5/2016).

Sementara itu, aktivis Gapura Banten, Ade Irawan mengatakan, jika PT Ovite Serang diduga telah melanggar UU Migas dan Permen ESDM. Dia menegaskan, bahwa tabung gas 3 Kg diperuntukkan untuk masyarakat kurang mampu.

“Kalau tidak salah, pelanggaran terhadap UU tersebut sanksinya kurungan penjara 6 tahun dan denda 6 miliar,” tukasnya. (ADE/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment