Gubernur Banten, Rano Karno

Rano Ingin Selamatkan Sejarah Banten di Belanda

SERANG, BANPOS – Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno perintahkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten bersama Dewab Riset Daerah (DRD) Provinsi Banten untuk menggali informasi guna menyelamatkan sejarah Banten yang ada diluar negeri.

Rano mengungkapkan, dirinya mendapatakan informasi bahwa Belanda akan memusnahkan sebanyak 12.000 buku, berangkat dari hal tersebut dirinya khawatir ada buku terkait literatur Indonesia, termasuk didalamnya sejarah-sejarah Banten yang akan ikut dimusnahkan.

“Oleh karena itu saya perintahkan Badan Perpustakaan, yaitu Dewan Riset untuk mencari tahu informasi tersebut dan bisa gak kita ambil,” Ujar Rano Karno, saat ditemui di gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Banten, Kota Serang, Kamis (19/05/2016).

Kendati demikian, lanjut Rano pihaknya tidak perlu mengirimkan utusan untuk di terbangkan ke Belanda.

“Biar koresponden saja yang ada disana, nanti kita kasih ongkos kirimnya,” lanjutnya.

Rano Karno berkeyakinan bahwa sejarah Banten banyak terdapat diluar negeri terutama di negara-negara yang pada jaman kerajaan Surosowan pernah datang ke Banten.

“Mungkin saja pada ketika pembumi hangusan Benteng Surosowan, banyak buku yang terbawa kesana,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment