sidang reklamasi teluk jakarta

Reklamasi Teluk Jakarta, Hakim Kabulkan Gugatan Nelayan

JAKARTA, BANPOS – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menjatuhkan putusan untuk gugatan nelayan terhadap salah satu pulau reklamasi di Teluk Jakarta, yakni Pulau G, Selasa (31/5/2016.

Persidangan dengan nomor perkara 193/G.LH/2015/PTUN-JKT, dihadir oleh ratusan massa yang terdirti dari nelayan dan aktivis penggiat lingkungan. Bahkan, artis Melanie Subono tampak hadir mengikuti sidang tersebut.

Sidang yang dijadwalkan pukul 10.00 WIB itu, baru bisa dimulai pukul 12.00 WIB karena harus menunggu kedatangan majelis hakim. Selama menunggu, para nelayan melakukan orasi dan aksi teatrikal. Tidak hanya itu, mereka juga membawa keranda mayat dan replika perahu sebagai bentuk perlawanan, karena reklamasi Teluk Jakarta mengancam kelangsungan hidup mereka.

Majelis hakim akhirnya mengabulkan gugatan nelayan dan membatalkan izin reklamasi Pulau G oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke PT Muara Wisesa Samudra (MWS), anak perusahaan pengembang Agung Podomoro Land.

“Pelaksanaan SK Gubernur ditangguhkan sampai putusan berkekuatan hukum tetap,” kata Ketua Majelis Hakim, Adhi Budhi Sulistyo.

Selain itu, majelis hakim juga meminta, supaya tergugat menunda pelaksanaan keputusan Gubernur DKI Jakarta sampai memiliki kekuatan hukum tetap.

Perlu diketahui, izin reklamasi ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta nomor 2238 tahun 2014, pada tanggal 23 Desember, yang ditujukan kepada PT MWS. Hakim menyatakan, bahwa SK tersebut batal atau tidak sah. Tergugat juga diwajibkan untuk mencabutnya. (REP/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment