a
Widget Image
suku baduy

Ribuan Warga Suku Baduy Lakukan Ritual Seba Baduy di Pendopo Kabupaten Lebak

LEBAK, BANPOS – Sebanyak 1.800 warga suku baduy berjalan kaki mendatangi Pendopo Bupati Kabupaten Lebak untuk menggelar ritual tahunan seba baduy, Jumat (13/5/2016).

Seba baduy yang merupakan ritual tahunan yang dilakukan masyarakat kanekes atau biasa disebut suku baduy untuk menyerahkan hasil bumi suku baduy kepada pemangku kebijakan dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Lebak yang diwakili Bupati Itu Octavia dan Pemerintah Provinsi Banten yang di wakili Gubernur Banten, Rano Karno.

Ribuan warga baduy tersebut mulai memadati Alun-alun Kabupaten Lebak sore hari yang dikawal aparat kepolisian. Sebelumnya warga baduy dalam memulai perjalan dari desanya pada pukul 05.00 WIB pagi menuju Pendopo dengan berjalan kaki, sedangkan warga baduy luar berkumpul diterminal Aweh menggunakan kendaraan roda empat sekitar pukul 13.00 untuk menunggu warga baduy dalam tiba dan melanjutkan perjalan menuju Pendopo Lebak dengan berjalan kaki.

“Ya sebelum menuju Pendopo, seluruh masyarakat Baduy terlebih dahulu akan berkumpul di Terminal Aweh untuk dilakukan penyambutan, dan sebelum semuanya berkumpul, warga Baduy tidak diperkenankan melintasi jembatan kampung Keong sebagai gerbang masuk pendopo, karena merupakan sebuah pantangan,” ungkap Asda IV Pemkab Lebak, Tajudin.

Perlu diketahui rangkaian seba baduy digelar selama tiga hari terhitung mulai Jumat 13 mei hingga minggu 15 mei 2016. Dimana lokasi ritual dibagi menjadi dua tempat yaitu awal perjalan dimulai dari desa Kanekes tempat tinggal suku baduy dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Pendopo Kabupaten Lebak selama satu hari ritual, kemudian keesokan harinya melanjutkan perjalanan ke Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang sebagai puncak ritual pada malam harinya dan terkahir di hari minggu ribuan suku baduy memulai prosesi untuk kembali ke tempat tinggal mereka di desa kanekes. (DIK)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment