mobil dinas

Selain Jayeng Rana, Firdaus Dan Cep Indra Juga Kuasai Mobil Dinas

SERANG, BANPOS – Tak hanya Jayeng Rana yang masih menguasai mobil dinas, tetapi dua orang mantan Angota DPRD Banten periode 2001-2004, Firduas dari PAN dan Cep Indra dari PKPB, hingga saat ini belum mengembalikan kendaraan yang dipakainya kepada pihak Setwan.

Temuan, sejumlah mantan wakil rakyat masih menguasi kendaraan dinas tersebut diketahui pada saat pemeriksaan kendaraan dinas yang dipimpin Sekwan Banten, Deni Hermawan, di lapangan parkir gedung DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (9/5/2016).

Sebanyak 85 kendaraan yang terdiri atas kendaraan roda 6, roda 4 dan roda 2 berjejer dan diperiksa mulai dari mesin hingga dokumen kelengkapan. Berdasarkan informasi, 6 kendaraan yang belum dikembalikan yaitu Toyota Camry A 756 dan Honda CRV A 41 yang dikuasai mantan Ketua DPRD Banten Jayeng Rana, Kijang A 61 yang tercatat digunakan mantan anggota DPRD Banten Firdaus, Cep Indra mantan anggota DPRD yang mengendarai kendaraan dinas (Randis) Kijang A 62 dan Kijang Krista A 310 yang tercatat belum dikembalikan oleh instansi Satpol PP. Sementara, Toyota Innova A 32 yang digunakan mantan Sekwan Banten Iya Sukiya sudah dikembalikan belum lama ini.

“Ya memang ada mantan dewan yang belum mengembalikan, ada yang sudah. Catatan kami ada 8 yang belum dikembalikan, namun informasi terakhir ada satu aset hilang dan satu lagi sudah dikembalikan. Jadi tinggal 6,” ungkap Deni Hermawan.

Untuk aset yang hilang, sambung dia, sedang diproses Tim Penyelesaian Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR).

“Sedang ditangani TPTGR, untuk aset-aset yang hilang diproses di sana, tentu pejabat yang ketika menjabat saat itu yang diminta tanggungjawabnya,” jelasnya.

Pihaknya mengaku sudah menindaklanjuti mengenai randis-randis yang belum dikembalikan tersebut.

“Tindaklanjutnya, kami sudah sampaikan ke teman-teman yang masih menguasai, segera dikembalikan. Kami sudah koordinasi dengan Biro Perlengkatan dan Aset. Apel aset ini juga bagian dari rencana aksi yang sedang digalakkan pemprov Banten berdasarkan asistensi KPK,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar randis dalam kondisi layak pakai. Hanya ada 3 kendaraan yang rusak berat yakni jenis L300 dan 1 unit R6 yang rusak ringan.

“Di Setwan ini ada 25 unit randis pinjam pakai dari Biro perlengkapan, dan 60 unit aset Setwan. Sebagian besar layak operasi,” imbuhnya. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment