a
Widget Image
suporter ps tni rusuh

Ssttt!!! Suporter PS TNI Dinilai Langgar Kesepakatan

GRESIK, BANPOS – Fakta-fakta penting di seputar kasus kerusuhan yang terjadi dalam laga Persegres Gresik United kontra PS TNI di Stadion Tri Dharma, Gresik, Minggu lalu (22/5/2016) lalu, satu per satu mulai terungkap.

Selain adanya suporter yang tidak menggunakan tiket, suporter PS TNI juga disinyalir melanggar hasil kesepakatan technical meeting sehari sebelum pertandingan.

Hal ini diungkapkan oleh koordinator suporter Persegres Gresik United, Muharrom. Dirinya memaparkan, bahwa sektor 5 Stadion Tri Dharma, seharusnya steril dari suporter kedua tim.

Menurutnya, sesuai regulasi kompetisi yang mengharuskan ada jeda ruang antara pendukung kedua tim yang bertanding. Namun, dalam pertandingan minggu lalu, justru terlihat puluhan suporter PS TNI yang menempati area sektor 5.

“Kedua Korlap saling bertemu saat technical meeting dan tidak ada masalah. Keduanya sepakat mengosongkan sektor 5. Tapi di hari pertandingan minggu lalu, ada suporter PS TNI yang masuk ke area itu,” urainya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya sudah mencoba menghubungi Korlap PS TNI untuk memperingatkan hal itu. Namun, saat tengah mencoba menemui Korlap dari PS TNI, kericuhan justru terjadi di dalam lapangan.

“Area itu kan biasanya dipakai untuk Ultrasmania yang mengibarkan bendera, tapi karena patuh terhadap regulasi, minggu lalu kita kosongkan. Ternyata hasilnya seperti ini.” imbuhnya.

Muharrom sendiri menyayangkan kejadian tersebut dan berharap kedua kubu suporter dapat berdamai. Dia juga berharap, hal ini tidak menimbulkan pengaruh luas kepada suporter lainnya.

“Tentu kita tidak menginginkan hal ini. Kita membuka diri untuk melakukan rekonsiliasi kedua suporter. Ini demi kebaikan bersama,” tukasnya. (RAH/SAM/JPNN/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment