a
Widget Image
jalan-panimbang-munjul1

Waduh, Pembangunan Jalan Munjul-Panimbang Dibiarkan Mangkrak?

PANDEGLANG, BANPOS – Kondisi Jalan raya Panimbang-Munjul dikeluhkan warga di tiga kecamatan yaitu Panimbang, Munjul, dan Angsana. Pembangunan jalan yang menjadi akses utama di tiga kecamatan itu dibiarkan mangkrak karena ditinggalkan kontraktornya meski pekerjaan belum selesai.

Sinta, warga Kecamatan Angsana menuturkan, jalan Panimbang-Mujul merupakan akses utama bagi warga Munjul, Angsana dan Panimbang untuk melakukan aktivitas dan mengangkut hasil bumi. Akan tetapi kondisi pembangunanya sampai sekarang belum selesai, padahal pengerjaannya dilakukan dari awal 2015 namun masih banyak titik yang belum diselesaikan.

“Saya heran, betonisasi jalan ini tidak diselesaikan. Warga tidak tahu apa karena pelaksana kehabisan uang atau ada kesalahan teknis. Padahal kami sangat berharap jalan bisa segera selesai seluruhnya agar lalulintas juga tidak terhambat. Akibat jalan tidak rampung transportasi menggunakan sistem buka tutup,” keluhnya Sinta, Senin (23/5/2016).

Pelaku usaha warung nasi di Munjul, Hendri saat ditemui di tempat usahanya mengatakan, Munjul tidak memiliki pasar tradisional, meski ada penjual bahan pokok di ruko yang dikelola salah satu koperasi, namun tidak lengkap sebagaimana pasar tradisional. Sehingga dia belanja harus ke Pasar Picung, atau Pasar Panimbang. Dengan kondisi jalan rusak, bukan hanya waktu yang tersita, namun jalan berlubang kerap membuat tidak nyaman.

“Motor juga kan cepat rusak kalau jalan berlubang, bedanya jalan Munjul Panimbang ini sudah dibangun, namun sebelah-sebelah dibangunnya, sampai sekarang belum dibangun lagi,” kata Hendri.(YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment