Suku Baduy

Warga Baduy Minta Infrastruktur Jalan Diperbaiki

RANGKASBITUNG, BANPOS – Sejumlah warga Baduy luar meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Lebak, agar memperbaiki infrastruktur jalan menuju wisata Baduy.

Pasalnya banyak dari beberapa pengunjung mengaku malas ke baduy karena infrastrukturnya yang kurang memadai.

“Kemarin ngobrol sama beberapa pengunjung, sebenarnya mereka ingin sering ke Baduy, namun terkendala oleh infrastruktur Jalan yang tidak memadai,” ujar Omo RT Baduy luar, Jumat ( 13/5).

Omo meminta kepada pemerintah daerah agar segera membangun infrastruktur Jalan menuju daerah wisata Baduy, sebab itu juga akan meningkatkan ekonomi daerah.

“Kalau baduy rame, ekonomi daerah juga meningkat. Sebenarnya banyak pengunjung yang mengaku akan sering berkunjung ke Baduy apabila jalannya bagus,” Katanyam

Terlebih, Kata Omo, hari ini akan dilakukan Seba Baduy jadi diharapkan pemerintah daerah bisa memenuhi apa yang telah diajukan.

“Semoga saja bisa cepat terealisasi,”katanya.

Senada dikatakan, Udin (53) warga Ciboleger lainnya. Ia mengaku mendambakan jalan menuju wisata Baduy ini bagus sehingga akan meningkatkan pengunjung juga.

“Kalau jalannya bagus kan bakal banyak pengunjung, terlebih Baduy ini salah satu wisata budaya di Kabupaten Lebak jadi pemerintah daerah harus bisa menjaga aset ini,”imbuhnya.

Jum,at (13/5) ribuan warga suku Baduy ,baik dalam ataupun luar akan melaksanakan acara tahunan ritual Seba Baduy . Ribuan warga Kanekes, Kecamatan Leuwi Damar, Kabupaten Lebak, dijadwalkan mengunjungi Kantor Kecamatan Leuwidamar, sebelum bergerak ke Pendopo Kabupaten Lebak dan Pendopo Gubernur Banten.

Setelah mengunjungi (seba) ke Kantor Camat Leuwidamar, masyarakat Baduy akan bergegas ke Pendopo Kabupaten Lebak. Mereka dijadwalkan tiba di Pendopo Kabupaten Lebak pada malam harinya. Di sana mereka akan menemui Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya.

Perjalanan belum usai, warga Baduy yang dipimpin oleh Jaro Saija berjalan kaki menuju Pendopo Kabupaten Pandeglang. Mereka akan menemui Bupati Pandeglang Irna Narulita besok pagi, Sabtu (14/5/2016). Sebagian warga Baduy langsung menuju Gelanggang Olahraga (GOR) Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten Opar Sochari mengatakan, sebanyak 1.839 warga Baduy akan menggelar perayaan Seba Baduy.

Daftar sementara warga Baduy yang akan ikut dalam acara tersebut yakni 1.752 orang berasal dari Baduy Luar dan 91 orang dari Baduy Dalam.

“Dimulai dari Kantor Kecamatan Leuwidamar sampai di bekas Pendopo Gubernur Banten (Taman Budaya Banten),” kata Opar melalui telepon pada wartawan

Seba Baduy merupakan peninggalan leluhur tetua (Kokolot) yang harus dilaksanakan sekali dalam setiap tahun. Acara itu digelar setelah musim panen ladang huma.

Bahkan tradisi sudah berlangsung ratusan tahun sejak zaman Kesultanan Banten di Kabupaten Serang. (ADE)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment