a
Widget Image
suku baduy

Warga Baduy Minta Sunda Wiwitan jadi Agama di KTP

SERANG, BANPOS – Untuk menghindari adanya oknum yang memanfaatkan nama masyarakat Baduy, masyarakat adat yang terdapat di wilayah Kabupaten Lebak itu meminta agaar dibuatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka juga meminta agar kepercayaan mereka, Sunda Wiwitan, bisa dicantumkan dalam kolom agama pada KTP tersebut.

Juru bicara masyarakat Baduy Dalam, Ayah Mursid mengatakan, aspirasi pencantuman kepercayaan Sunda Wiwitan dalam KTP telah disampaikan sejak beberapa tahun lalu. Menurutnya, aspirasi itu sesuai keinginan masyarakat Baduy.

“Kami juga mendengar dari masyarakat, bahwa pembuatan KTP itu lama, karena habisnya blanko. Dari situ kami merasa kurang tenang, kurang nyaman. Supaya warga tenang, kami ingin diperjuangakan dari pemerintah daerah. Kami harapkan perlindungan dan kesejahteraannya bagi masyarakat adat,” tambahnya.

Menurut Ayah Mursid, Baduy butuh pengakuan dan kejelasan. Pihaknya menunggu kabar dari penyampaian aspirasi Seba Baduy kali ini, karena itu adalah amanah dari Kolot dan masyarakat Baduy secara umum. Jika kebijakan tersebut dapat dipertimbangkan dan diwujudkan, itu adalah sejarah baru bagi masyarakat Baduy.

“Kami ingin supaya masyarakat Baduy mendapat pengecualian. Dulu di kolom agama ada Sunda Wiwitan, sewaktu kebijakan masih di daerah. Berhubung sekarang di pusat, tidak bisa lagi. Ini demi menjaga nilai-nilai luhur budaya Baduy. Masyarakat juga mendapat ketenangan dan tidak timbulkan polemik. Kami dari lembaga adat Desa Kanekes, memohon kepada pemerintah agar hak-hak ini dikembalikan,” jelansnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Rano Karno menyampaikan, permintaan soal KTP ini sudah lama disampaikan. Ia mengakui, dahulu memang ada Sunda Wiwitan dalam kolom agama. Sekarang masyarakat Baduy meminta kembali.

“Kebijakannya sudah tidak ada di daerah, namun kami akan tetap sampaikan ke pusat. Sebenarnya, Mendagri sudah tahu soal ini. Masyarakat Baduy juga meminta agar lingkungannya dijaga. Artinya, apabila Baduy terganggu makan Banten juga akan tergangggu. Kami akan jaga itu,” ucapnya ditemui sesuai menyambut Seba Baduy.(CR-03)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment