Ilustrasi

Akibat Alih Fungsi Lahan Perhutanan, Kabupaten Serang Krisis Air

SERANG, BANPOS – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Serang mengungkapkan alih fungsi perhutanan yang menjadi penyangga dan resapan air membuat kuntits air di beberapa sumber air tanah di Kabupten Serang, hingga 40 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala BLH Kabupaten Serang, Irwan Nur. Menurutnya Indikator penurunan dilihat di dua sumber air utama Kabupaten Serang, di Citaman dan Sukacai, menurut Kepala BLH Kabupaten Serang penurunan disebabkan adanya penurunan lingkungan karena hilangnya hutan sebagai penyangga dan resapan air di sekitar hulu daerah kecamatan Baros.

“Jika situasi ini berlanjut bukan tidak mungkin Kabupaten Serang bisa Krisis air Bersih, ” Ujar Irwan Nur.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kabupaten Serang, Ratu Tatu Chasanah mengungkapkn bahwa lahan hutan yang saat ini dimiliki Kabupaten Serang hanya 5 persen dari total luas daerah.

“Perlu ada aturan yang tegas untuk melindungi hutan sebagai resapan. Melalui penrbitan peraturan dan peraturan,” Pungkas Tatu. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment