a
Widget Image
rehab gedung bpps

Anggaran Dinilai Fantastis, Rehab Gedung BPPS Lebak Menuai Kecurigaan

RANGKASBITUNG, BANPOS – Komisi Transparansi dan Partisipasi (KTP) Kabupaten Lebak menilai anggaran untuk Rehab kantor Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) Provinsi Banten sebesar Rp 7 Miliar merupakan nilai amatlah Fantastis.

Pasalnya fakta dilapangan kegiatan Rehab hanyalah berupa perbaikan atap gedung dan kusen kusen tertentu.

“Kalau saat ini dilihat dengan anggaran Rp 7 Miliar untuk Rehab kantor BPPS yang dikerjakan amatlah jauh perbandingannya. Mengingat yang diperbaiki hanyalah bagian atap kantor saja,” kata Ketua Bidang advokasi dan Mediasi Kabupaten Lebak, Agus Ider Alamsyah, Rabu (15/6/2016).

Menurutnya, meski pekerjaan tersebut belum diselesaikan ataupun masih proses, namun dengan tidak adanya master plan yang terpampang juga, sehingga papan proyek yang disembunyikan justru malah menimbulkan kecurigaan masyarakat.

“Inikan anggarannya luar biasa, harusnya juga ada master plan nya agar masyarakat percaya dengan anggaran begitu besar terserap 100%,” ungkapnya.

Karenanya, kata Agus, meski perbaikan tersebut dibiayai oleh APBN Provinsi, pemerintah Kabupaten juga harus ikut serta mengawasi agar Kabupaten Lebak ini tidak disalah gunakan.

Berita Terkait : http://www.bantenpos.co/arsip/2016/06/anggaran-proyek-rehab-gedung-bpps-dinilai-terlalu-besar/

“Kalau bisa Pemkab juga sidak dan pantau, mengingat kantor tersebut bertempat di Kabupaten Lebak,” imbuhnya.

“Pihak kontraktor juga harus memperbaiki apa yang menjadi permasalahan saat ini, dengan memasang papan proyek ditempat yang selayaknya dan kalau bisa memasang master plan agar masyarakat tidak bertanya-tanya,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Rehab kantor Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) yang terletak di jalan Siliwangi Pasir Ona, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dipertanyakan berbagai elemen masyarakat Kabupaten setempat. (ADE)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment