Kantor DPRD Provinsi Banten

Anggaran Rp100 Miliar Gagal Terserap, Gedung Dewan Nyaris Pupus Dibangun

SERANG, BANPOS – Kinerja penyerapan anggaran Kota Serang pada semester pertama tahun 2016 ini belum juga menunjukan peningkatan. Alih-alih untuk meningkatkan penyerapan anggaran, Dinas Pekerjaan Umum yang dipercaya untuk melakukan berbagai pembangunan infrstruktur malah mengalami kegagalan proses lelang pada proyek-proyeknya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada semester pertama ini DPU gagal menyerap anggaran lebih dari Rp100 miliar. Diantarantanya ialah proyek 13 pembangunan jalan dan 3 jembatan, bahkan pembangunan gedung DPRD Kota Serang yang ditargetkan akan dibangun tahun ini nyaris gagal dilaksanakan setelah sebelumnya juga mengalami kegagalan proses lelang.

Terlebih lagi, waktu yang kain sempit membuat sejumlah pihak pesimis Gedung Wakil rakyat tersebut akan dibangun ditahun 2016 ini.

Ketua DPRD Kota Serang Subadri Usuludin mengakui kondisi ini, pihaknya bahkan sudah memberikan peringatan dan teguran kepada instansi terkait agar segera bekerja maksimal untuk menyerap anggaran-anggaran yang tersedia. Terlebih lagi, sudah dari beberapa tahun yang lalu pihaknya menargetkan percepatan infrastruktur di Kota Serang. “Sudah kami peringatkan dan kami tegur, meski tidak dalam bentuk tertulis. Kami sebagai lembaga kontroling sedari awal sudah mewanti-wanti agar penyerapan harus maksimal,” terang Subadri, saat dikonfirmasi BANPOS, Minggu (26/6).

Terlebih lagi, tambah Subadri pihaknya telah menargetkan pembangunan Gedung DPRD dapat dibangun di tahun 2016 ini. Meski demikian, Subadri meminta aparatur dan panitia lelang untuk memproses lelang tersebut sesuai aturan. Sehingga dikemudian hari tidak timbul persoalan lainnya.

“Apalagi yang gedung dewan, saya minta segera lah diproses. Memang kemarin saya dengar alasan kegagalan tersebut karena banyak pihak ketiga (Kontraktor, red) yang belum bisa memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Subadri.

Untuk sekedar diketahui, berikut proyek-proyek yang mengalami kegagalan dalam proses lelang pada semester pertama 2016. Pembangunan jalan yang seharusnya dapat menyerap sebesar Rp43,73 miliar yang meliputi, Jalan Ampel-Nambo Rp3 miliar, Jalan Terondol-Priyayi Rp3,5 miliar, Jalan Priyayi-Terumbu Rp3,5 miliar, Jalan Cibomo-Terumbu Rp5 miliar, Jalan Terumbu-Sawahluhur Rp1,7 miliar, Jalan Cilowong-Sayar Rp2,82 miliar, Jalan Silebu-Ampel Rp3,5 miliar, Jalan Ciracas-Cigintung Rp7,16 miliar. Kemudian Jalan Cigintung-Sayar Rp2,85 miliar, Jalan Hasanudin Rp2 miliar, Jalan Cadika-Sayar Rp6 miliar, Jalan Taman-Keganteran Rp1,8 miliar, Jalan Ciracas-Cibarang Rp900 juta.

Selanjutnya proyek pembangunan 3 jembatan di Kecamatan Kasemen dengan nilai Rp11,63 miliar yang meliputi Jembatan Keganterang, Jembatan Karanghantu dan Jembatan Cibening.

Sementara itu proses lelang pembangunan gedung DPRD Kota Serang senilai Rp48 miliar sendiri saat ini memasuki proses masa sanggah hasil lelang yang dimenangkan oleh PT Linggar Bhakti Teknika milik mantan Calon Walikota Serang periode 2008-2013 Ade Muchlas Syarief.(NED)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment