unjuk rasa mahasiswa Bina Bangsa Serang

Diduga Kampusnya Dipolitisasi, Ini Jawaban Ketua Yayasan

SERANG, BANPOS – Ketua Yayasan STIE Bina Bangsa, Furtasan A Yusuf mengaku belum mengetahui secara pasti atas aksi yang digelar oleh anak didiknya tersebut.

Pasalnya, saat aksi berlangsung dirinya tidak berada dilingkungan kampus. Meski demikian ia membantah keras jika dirinya serta pihak kampus melakukan politisasi Kampus dengan kehadiran Andika dalam agenda Festival Bina Bangsa beberapa waktu lalu.

“Saat ini saya ga ada dikampus. Jadi ga tahu persis seperti apa. Kalau ada aksi biasanya saya dapat laporan. Artinya ini ga jelas, Kalau terkait dengan kehadiran Pak Andika, itu kan sebagai anggota DPR RI dan Ketua Karang Taruna Banten kebetulan dalam acara itu kan kita kemukakan hasil karya anak muda dari Bina Bangsa, dan Pak Andika saya rasa dapat mendorong memajukan hasil-hasil kreativitas itu, misalnya mendorong ekonomi kreativ pengrajin sablon, beliau kan bisa memfasilitasinya,” katanya.

Terkait adanya atribut Andika yang bertebaran di area Kampus, Furtasan benar-benar tidak mengerti. Karena dirinya hanya mengetahui jika Andika tidak membawa atribut didalam kampus.

Bahkan dirinya mencurigai aksi penyebaran atribut tersebut berasal dari lawan politik bakal calon Gubernur itu.

“Demi Allah saya tidak tahu soal yang membawa atribut, atributnya seperti apa saya juga ga ngerti, saya ga ngerti apa-apa. justru saya curiga, barang kali dugaan aja ini dari lawan politik, karena sekarang sedang lagi hangat-hangatnya isu Pilkada,” terang Furtasan, yang saat ini menjabat Ketua Komisi II DPRD Kota Serang.

Politisi Partai Hanura ini menjamin selama dirinya berada di dalam Kampus, dirinya tidak pernah membawa-bawa sesuatu hal yang berbau politik. Meski dirinya merupakan orang Politik.

“Saya ga pernah bawa-bawa politik ke kampus, meski saya orang politik. Saya tidak terima, karena yang beraksi itu kan didikan saya juga. Itu kan anak-anak kita juga, jangan sampai dimanfaatkan oleh lawan-lawan Politik (Andika, red) yang masuk ke dalam kampus. Kan jadi masalah, kalau mau demo ya diluar sana, saat ini tim akademik saya mengecek seperti apa aksi itu,” katanya. (NED)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment