a
Widget Image
Ilustrasi

Disbudpar Akui Pariwisata Di Banten Kurang Promosi

SERANG, BANPOS – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten mengakui bahwa permasalahan pariwisata di Banten karena kurangnya promosi sehingga potensi-potensi wisata di Banten tidak terekspose.

Kepala Disbudpar Banten, Opar mengatakan bahwa Banten memiliki tempat wisata yang tak kalah dengan Bali, Bogor dan Bandung. Seperti, Kawasan Ekonomi Khusu (KEK) Tanjung Lesung, Pantai Sawarna, pantai Anyer dan air terjun. Namun jumlah pengunjung masih berbeda jauh.

“Tempat wisata kita belum di kenal karena engga ada promosi. Padahal Banten ini dekat dengan Jakarta, namun para wisatawan lebih memilih Bogor, Bandung dan Bali ketimbang Banten,” Ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten, Opat Sohari, Kamis (2/6/2016) kemarin.

Menurut Opar, pihaknya akan mengadakan event Banten Short Break pada tahun 2017 nanti yang bertujuan untuk memperkenalkan kebudayaan yang ada di Banten sekaligus akan mengadakan berbagai kebudayaan yang ada di Banten, seperti tari cokek Tanggerang, barongsai, dan rampak bedug sehingga wisatawan merasa ketagihan untuk datang kembali ke Banten.

“Budayanya harus kita kembangkan,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment