a
Widget Image
kenaikan tarif angkutan lebaran

Dishubkominfo Banten Ancam Cabut Izin PO Bus Nakal

SERANG, BANPOS – Dishubkominfo Banten akan memberikan sanksi tegas berupa pancabutan izin operasional kepada Perusahaan Otobus (PO) yang menaikkan tarif angkutan secara tidak wajar atau diluar tarif yang ditentukan pemerintah. Hal ini sebagaimana dikemukakan kepala Dishubkominfo Banten, Revri Aroes, Senin (27/6/2016).

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan, kenaikan tarif tidak boleh dari 30 persen dan penurunan 20 persen, kalau sudah diluar itu artinya mereka melanggar dan akan ditindak sesuai kesalahan,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihaknya belum mendengar dan mendapat laporan terkait dengan kenaikan tarif angkutan kendaraan umum di Banten, khususnya diwilayah Selatan. Kendati demikian, pihaknya tetap akan memonitor kenaikan tarif angkutan umum yang sering kali dipermainkan saat musim mudik Lebaran.

“Minggu ini kita akan monitor dan minggu depan kita akan tindak tegas kalau masih saja ada pelanggaran,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Kemenhub telah menetapkan kenaikan tarif angkutan lebaran, yakni maksimal sebesar 30 persen. Artinya, jika PO bus yang menaikkan tarif melebihi batas yang telah ditentukan pemerintah, maka izin operasionalnya terancam dicabut. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment