a
Widget Image
Penyidik Ketenagakerjaan Disnaker Cilegon Rachmatullah

Disnaker Cilegon Lakukan BAP Terkait Pelanggaran PT Siemens

CILEGON, BANPOS – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon hari ini melakukan Berita Acara Perkara (BAP) terhadap dua orang manajemen PT Siemens Indonesia (PTSI), terkait dengan dugaan empat perkara pelanggaran.

Penyidik Ketenagakerjaan Disnaker Cilegon, Rachmatullah mengatakan empat point diantaranya yaitu, adanya petugas keamanan PTSI yang menghalangi petugas pengawas ketenagakerjaan Disnaker Cilegon.
Kemudian adanya keberadaan tenaga kerja asing yang belum berkualifikasi transfer knowledge, dan adanya upaya pemotongan upah kerja terhadap karyawan.

“Kita sudah melakukan BAP sebanyak dua kali, untuk pertama kita lakukan pada tanggal 23 juni pekan lalu, serta sebanyak dua orang dari manajemen PTSI pusat, serta pada hari ini sebanyak dua orang yang kita panggil untuk lakukan BAP dari manajemen PTSI Cilegon,” Katanya saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (29/6/2016).

Masih kata Rachmatullah, manajemen PTSI bila terbukti bersalah akan dikenakan pidana berlapis, serta karena ada empat point pelanggaran sanksi pidana bisa jadi beragam. Untuk hari ini pihaknya telah melakukan BAP UUD No 3 tahun 1951.

“BAP yang hari ini dilakukan terkait dengan menghalangi petugas pengawas ketenagakerjaan dalam masalah mogok kerja. Sesuai UUD No 3 tahun 1951 tentang pengawasan perburuhan, yang dimana pelaku pelanggaran pidana bisa dikenakan hukuman kurungan tiga bulan penjara serta denda Rp.500.,” ujarnya.

Lanjut Rachmatullah menjelaskan, setelah lebaran pada tahun ini, pihaknya akan memanggil empat manajemen dari PTSI pusat serta emapat manajemen PTSI dari Cilegon.

“Besok kita akan layangkan surat pemanggilan tersebut kepada PT Siemens Indonesia, lokal maupun pusat,” pungkasnya. (CR-4/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment