a
Widget Image
bibir kering

Ini Cara Mengatasi Beragam Masalah Mulut Saat Puasa

BANPOS – Menahan untuk tidak makan dan minum selama berpuasa, memunculkan bau mulut yang kerap kali kali menjadi keluhan. Selain itu, masalah bibir kering yang menimbulkan rasa perih juga sering mengganggu selama puasa.

Untuk mengatasi masalah mulut yang kerap dikeluhkan selama puasa, berikut cara mengatasinya:

1. Bau Mulut
Tidak makan dan minum selama berjam-jam membuat produksi saliva menurun. Penurunan air liur ini akan menyebabkan rongga mulut dan cairan mukosa di dalam mulut juga menjadi berkurang. Karena, apabila produksi air liur menurun, maka kadar pH di dalam mulut juga akan menjadi turun dan menyebabkan mulut menjadi bau.

Untuk mengatasi hal itu, drg D. Yudha Rismanto, Sp Perio, beberapa waktu lalu menyarankan, supaya banyak-banyak mengaji saat puasa. Sebab, dengan mengaji seseorang bersuara, sehingga kelenjar saliva atau air liur akan dirangsang berproduksi.

Selain itu, berwudhu dan berkumur juga merupakan salah satu cara menetralkan asam atau kadar pH di mulut yang tadinya menurun.

Ia juga menyarankan, untuk mengurangi minuman yang mengandung soda dan kopi karena membuat kadar pH mulut menjadi lebih cepat turun. Selain itu, dianjurkan memperbanyak makan serat dari sayur dan buah-buahan, karena kandungan air di dalamnya membantu menjaga kadar air tubuh.

2. Bibir Kering
Dahaga di siang hari saat puasa tidak bisa langsung diatasi dengan minum air. Hal ini membuat bibir lebih mudah kering bahkan meradang. Ketika bibir meradang, bagian tengah atas bibir atau sudut bibir bisa terasa perih, berwarna kemerahan dan bahkan muncul bintil merah.

Kendati demikian, jangan mengatasi masalah bibir kering dengan membasahi bibir menggunakan air liur, karena pada ludah ada enzim dari kelenjar saliva yang justru malah nambah bikin kering, bahkan meradang.

dr Sari Chairunnisa SpKK dari Bamed Skin Care pernah menyarankan menggunakan lip balm saat merasa bibir kering. Selain itu, jangan lupa untuk konsumsi air yang cukup pada saat berbuka puasa, menjelang tidur dan saat sahur.

3. Sakit Gigi
Sakit gigi juga bisa dialami pada saat sedang berpuasa. Ini bisa terjadi karena kebanyakan makan dan minum yang manis saat sahur, ditambah tidak menggosok gigi.

drg D. Yudha Rismanto, Sp Perio menjelaskan, bahwa aktivitas kuman di mulut akan meningkat beberapa jam sesudah makanan manis dikonsumsi. Aktivitas kuman yang muncul saat produksi air liur sedang berkurang dapat memicu timbulnya kerusakan gigi atau radang gusi.

Cara mengatasinya adalah dengan makan makanan yang seimbang, jangan mengasup yang manis saja. Jangan lupa setelah sahur menggosok gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor atau bikarbonat untuk membantu menguatkan dan membersihkan gigi serta gusi. (VIT/DTK/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment