Ilustrasi

Ini Kronologi Penyerangan Sekelompok Pengendara Sepeda Motor

SERANG, BANPOS – Sekelompok pengendara sepeda motor menyerang sedikitnya 10 club sepeda motor di sepanjang jalan protokol Kota Serang, hingga menyebabkan 1 orang korban meninggal dunia dan belasan orang luka-luka, pada minggu (12/6/2016) dini hari.

Informasi penyerangan tersebut dibenarkan Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaefudin. Korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut bernama Aden Inca Rizki (18) remaja asal Cikupa Tangerang yang merupakan anggota Suzuki Satria F Club Tangerang yang tengah kopi darat dengan sesama anggota SSFC chapter Serang dan Cilegon. “Masih dalam lidik bro,” Ujar Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaefudin.

Berdasarkn informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa penyerngan secara brutal tersebut berawal di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Ciceri Kota Serang pada Sabtu (11/6/2016) pukul 23.35 WIB didatangi kelompok pengendar motor yang berjunlah sekitar 20 orang berboncengan, lengkap dengan benda-benda yang digunakan sebagai senjata seperti kayu, rantai,obeng, linggis dan lain lain serta menendang motor yang sedang di parkirkan dan dipinggir jalan.

Kemudian peristiwa berlanjut di persimpangan pasar induk rau di jalan KH Abdul Latif, selang beberapa menit kemudian yaitu pada minggu (12/6/2016) pukul 00.05 WIB, yang diduga dilakukan oleh komplotan yang sama.

Tidak berhenti sampai disitu, pengendara motor yang hingga kini belum di ketahui identitasnya tersebut juga menyisir club motor yang sedang parkir di depan Toko Syahla Bag Collection, Jalan A. Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang pada pukul 00.15 WIB di malam yang sama.

Kemudian pada pukul 00.25 WIB, komplotan tersebut menyerang dan memukul club motor yang sedang parkir di depan Bank BJB Syariah, Jalan A. Yani, Kelurahan Cipare, Kota Serang.

Penyerangan oleh kelompok yang hingga kini belum diketahui motifnya tersebut berakhir didepan toko Arena Funiture Pulau Indah, Jalan Veteran, Kota Serang.

Kepala satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Serang, AKP Arrizal Samelino mengungkapkan setidaknya ada 16 korban luka dan salah satunya dinyatakan meninggal dubia pada minggu (12/6/2016) sore.

“Total ada 16 korban,” Pungkas Kasatreskrim Polres Serang, AKP Arrizal Samelino. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment