Partai Golkar

Jaman Nyaris Habis di Golkar, Nama Tantowi Muncul di DPP

CILEGON, BANPOS – Peluang Walikota Serang Tb Haerul Jaman untuk diusung Golkar pada Pilgub Banten 2017 nyaris habis. Sebab, mayoritas DPD kabupaten/kota menempatkan Andika Hazrumy sebagai calon utama. Sementara, nama Tantowi Yahya masih muncul di DPP dan Kabupaten Tangerang.

Golkar Cilegon merekomendasikan dua nama untuk diusung menjadi calon gubernur, yaitu Tb Haerul Jaman dan Andika Hazrumy. Rekomendasi itu, berdasarkan hasil rapat pleno DPD II Cilegon, di Kantor DPD, Senin (30/5).

Wakil Sekretaris DPD II Golkar Kota Cilegon, Mochammad Nasir mengatakan, Golkar Cilegon sudah menentukan sikap untuk mengusung Tb Haerul Jaman dan Andika Hazrumy sebagai calon gubernur.

“Hasil keputusan tadi malam (kemarin), nama yang pertama kami usung adalah Pak Jaman dan yang kedua Pak Andika. Nah hasilnya akan langsung kami kirim ke DPD provinsi,” ungkapnya, Selasa (31/5).

Ditanya siapa yang paling layak diusung menjadi calon gubernur atau wakil gubernur, Nasir mengatakan, bukan kewenangan DPD Cilegon, tetapi diserahkan ke pengurus DPD provinsi.

“Yang penting secara etika organisasi, kami sudah mengusulkan dua nama itu. Terserah nanti bagaimana baiknya dari DPD provinsi untuk menentukan pasangan,” ucapnya.

Wakil Ketua II DPD Partai Golkar Cilegon, Tb Iman Ariyadi juga membenarkan usulan dua nama tersebut maju calon gubernur. Dalam rapat itu, pengurus menawarkan kader Golkar Cilegon untuk maju Pilgub Banten, tetapi tidak seorang pun yang bersedia mencalonkan.

Plt Ketua DPD Golkar Lebak, Suparman mengaku seluruh kader Golkar Lebak secara penuh mendukung Andika Hazrumy sebagai calon pada Pilgub Banten. Menurut dia, sosok pemuda yang saat ini menjadi Anggota DPR RI ini adalah pilihan masyarakat Banten.

“Golkar Lebak sudah menyatakan mendukung Pak Andika, sebagai calon gubernur,” katanya.
Dukungan tersebut telah disampaikan kepada DPD Golkar Banten untuk disampaikan ke DPP di Jakarta. “Kami minta ke DPD I segera menyampaikan dukungan kami ini ke pusat,” ujarnya.

Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Tangerang, A Jaini saat dihubungi mengaku sudah mengusulkan tiga nama kepada Ratu Tatu Chasanah pada saat Munas Bali pertengahan Mei 2016.

“Kami sudah usulkan tiga nama, yaitu Tantowi Yahya, Andika Hazrumy dan Ketua Golkar Kabupaten Tangerang Pak Mad Romli,” katanya.

Rekomendasi tiga nama tersebut berdasarkan rapat pleno DPD yang dihadiri oleh seluruh pengurus kecamatan dan pendiri Golkar.

Golkar Pandeglang, juga sudah bulat mendukung Andika sebagai calon gubernur. Keputusan tersebut serius dan dipastikan tidak akan berubah.

“Golkar Pandeglang bulat mengusung Aa. Bahkan setahu saya beberapa DPD II sudah menentukan sikap yang sama di antaranya Kabupaten Tangerang, Lebak, Serang dan Kota Tangerang. Sedangkan Cilegon dan Tangsel saya belum tahu,” kata Sekretaris DPD II Golkar Pandeglang, Dayat.

Alasan Golkar Pandeglang mengusung Aa, kata dia, karena elektabilitas dan kepribadian Aa sebagai kader muda dari Golkar cukup mumpuni. Dua modal itu dianggap cukup untuk mengantarkan Aa menjadi gubernur.
Sikap Pandeglang, kata Dayat, bukan berarti mengesampingan kader Golkar lain, yang memiliki itikad mencalonkan diri.

Namun pengurus DPD II hanya menentukan sikap berdasarkan alasan yang realistis. Meski demikian, Dayat mengaku, eksekusi siapa yang menjadi calon gubernur adalah pengurus DPD provinsi dan DPP.

Terpisah, Tantowi Yahya mengaku masih menunggu rekomendasi DPP dan usulan nama dari kabupaten/kota. Ia mengaku, nama yang masih dipertimbangkan untuk diusung Golkar hanya Andika dan dirinya.

“Selaku kader saya siap saja mau ditempatkan di mana saja oleh partai. Selain itu, saya juga masih mempertimbangkan soal hasil revisi undang-undang yang mengharuskan anggota dewan mundur,” ucapnya.
Ditanya siapa yang akan diusung Golkar pada pilgub, Tantowi mengatakan, bergantung dari hasil survei.(NAL/RUS/YOG/AEP/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment