Partai PAN

PAN Pandeglang Akui Kelemahan Dalam Menghasilkan Kader Di DPRD

PANDEGLANG, BANPOS – Ketua DPD PAN Pandeglang, Hadi Mawardi mengakui kelemahan partainya dalam menghasilkan prodak partai yang duduk di kursi dewan. Sebagaimana saat ini, PAN hanya memiliki satu kursi di DPRD Pandeglang.

“2019 mendatang kami akan lebih siap, karena evaluasi dan kaderisasi saat ini sedang berjalan. Hasil evaluasi partai, sudah diketahui kendala dan kelemahan PAN selama ini, sehingga solusinya sudah ditemukan,” kata Hadi usai safari ramadan DPD PAN Pandeglang di sekretariatnya tepatnya di Mengger, Jalan Raya Pandeglang-Labuan, Sabtu (19/6) kemarin.

Hadi yang baru-baru ini terpilih sebagai ketua DPD PAN Pandeglang periode 2016-2020 mengaku sudah mendapat SK kepengurusan dari DPW PAN Banten, sehingga pihaknya yakin bisa fokus melakukan kerja politik.

“Target 2019 mendatang bisa meraih enam kursi, hal itu bukan mustahil dengan waktu yang panjang ini. Kenapa PAN selalu kalah diperiode sebelummnya, penyebabnya yaitu selalu melaksanakan rekrutmen di last minute, sehingga terkesan terburu-buru. Maka dari itu kali ini akan ditangani guna mencapai target,” ujarnya.

Kata Hadi, konsolidasi dalam safari ramadan PAN Pandeglang bukan hanya mencanangkan agenda jangka lama, namun dia mengatakan prihal bursa pilgub Banten 2017 menjadi motivasi konsolidasi tersebut.

“Bursa pilgub juga menjadi bagian penting yang dibicarakan pada kesempatan ini, sementara eksekusi siapa yang maju atau kemana PAN harus mendukung siapa, diserahkan ke DPP, kami belum berani komentar,” kata Hadi.

Di tempat yang sama, Ketua DPW PAN Banten, Masrori mengatakan pihaknya tengah melakukan konsolidasi partai, salah satunya di Pandeglang untuk kepentingan 2019 mendatang. Konsep konsolidasi dengan tema membentuk satu juta kader PAN di Banten terus berjalan, sebagaimana pihaknya menyelesaikan kepengurusan PAN Pandeglang yang sebelumnya deadlock.

“Rekrutmen satu juta kader PAN bukan karena di Pandeglang hanya punya satu kursi, namun kami mempersiapkan kepentingan pemili 2019. Namun berjalannya hal ini secara otomatis membangun pondasi PAN di kabupaten kota,” ujar Masrori.

Sedangkan menyikapi dinamika partai karena belum lama Musda PAN Pandeglang berakgir deadlock, Masrori berharap bukan saatnya kader bicara diranah itu, namun dia menekankan kepada kader fokus melakukan upaya kemenangan di tahun 2019.

“Meskipun ada dinamika dan gesekan antara kader karena paska Musda, saya harap saat ini mulai melakukan kerja politik, bukan saatnya berkutat di masalah itu (kepengurusan, red),” tegasnya.(YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment