a
Widget Image
Pelabuhan Bojonegoro

Pelabuhan Bojonegara Mendapat Investasi Rp 2,7 T

SERANG, BANPOS – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BKPMPT) Provinsi Banten, Babar Suharso mengungkapkan bahwa Pelabuhan Bojonegara, Kabupaten Serang mendapatkan investasi dari Australia sebesar Rp 2,7 Triliun untuk diubah menjadi pelabuhn khusus Sapi.

Babar mengungkapkan bahwa Pelabuhan Bojonegara yang diresmikan oleh Megawati Soekarno Putri saat menjadi Presiden di tahun 2002 itu akan mendapatkan nilai investasi sebesar $200jt USD atau setara dengan Rp 2,7 Triliun dari negeri Australia.

“Persiapan investasi pelabuhan ternak sapi. Setelah (gubernur) berkunjung (ke Australias) pada Mei (2016), mereka kesini, ketemu Pak Gubernur (Kamis, 02 Junia 2015). Tinggal satu langkah lagi, di Pelindo. Nilainya $ 200 juta dolar amerika atau Rp 2,7 triliun,” Ujat Babar Suharso.

Babar Suharso melanjutkan, Pelabuhan Bojonegara yang berlokasi di Kabupaten Serang, akan dirubah menjadi Pabuhan Khusus Sapi yang bekerjasama dengan negara Australia.

“Target selesai akhir 2017 atau awal 2018. Nanti Pelindo bersama National Port Australia, membangun, mengoperasikan. Pelindo menyediakan tanah, Pemda bagian perijinan dan akses. Setelah 30 tahun milik Pelindo,” Lanjutnya.

Kawasan Pelabuhan Bojonegara yang akan berubah menjadi Pelabuhan Khusus Sapi rencananya akan menjadi pelabuhan terpadu di Indonesia yang berisikan kawasan pergudangan dan industri lainnya yang akan dikelola oleh BUMD Banten, yakni PT Banten Global Developmen (BGD).

“Kita juga sudah join venture dengan BGD. Akan ada kerjasama bisnis, misalkan dikawasan pelabuhan akan dibangun kawasan pergudangan atau produksi kornet. BGD bisa bisnis property dan produksi,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment