galian pasir

Pemkab Diminta Tegas Soal Galian Pasir “Nakal”

RANGKASBITUNG, BANPOS – Sejumlah warga kampung Cigalempong, Desa Nameng Kecamatan Rangkasbitung mempertanyakan atas beroperasinya kembali Galian C di desa mereka. Padahal operasional galian c tersebut telah beberapa kali ditutup pemerintah daerah Kabupaten Lebak.

“Dari 7 Galian Pasir yang berada di desa Nameng hanya ada 2 yang memiliki izin, sisanya diduga bodong dan sekarang malah asik beroperasi,” kata ustadz Maman di Rangkasbitung, Selasa (7/6/2016).

Pimpinan Ponpes Al Fafa ini menerangkan banyak masyarakat sekitar yang mendatangi rumahnya untuk menyampaikan keluh kesah dengan kembali beroperasinya Galian c tersebut.

“Yang bikin kesal masyarakat, saat ini ada satu perusahaan atas nama Lang Lang, sebenarnya perusahaan tersebut sudah berhenti dan tidak memiliki izin, namun atas inisiatif salah satu karyawannya saat ini galian tersebut kembali beroperasi,”katanya.

Kata Maman, yang lebih mencengangkan, Galian tersebut tidak sama sekali memiliki izin operasi baik dari desa maupun dari pemerintah kabupaten terlebih , Distamben Kabupaten telah mengeluarkan surat edaran untuk memberhentikan Galian tersebut.

“Surat dari Distamben sudah keluar per tanggal 30 Mei , dan sekarang para pengusaha eks Langlang tersebut mencoba mengeksplor kembali Galian tersebut dengan merambat ke arah Galian Pasir yang ada disekitarnya,” jelasnya.

Khawatir, lanjut Maman, mereka (pengusaha-red) akan merusak chekck dump yang lokasinya berdekatan dengan Galian.

“Kami tidak pernah mempersulit setiap pengusaha menjalankanya usahanya, namun kami minta juga pengusaha untuk menempuh aturan yang ada dan ikuti SOP nya,” tegasnya.

“Apalagi Galian Pasir Citeras ini sekarang sudah benar-benar parah, kami minta juga baik pengusaha maupun Pemkab segera mereklamasi,”pintanya.

Sementara, Judin Budiawan Pengelola Galian c eks PT.langlang mengaku Galian c miliknya tersebut beroperasi hanya untuk memanfaat sisa-sisa Pasir yang dulu ditinggalkan oleh perusahaan sebelumnya.

“Ya kami inisiatif, iuran untuk membeli solar dan memanfaatkan sisa Pasir yang ada , kami tegaskan juga bahwa Galian c ini tidak akan mencari atau menggunakan lahan baru,”tegasnya.

Ia mengaku, bahwa perusahaan tersebut belum memiliki izin, Galian tersebut berani beroperasi atas dasar kepercayaan dirinya saja.

“Kita percaya dirinya saja, memanfaatkan yang ada apalagi menghadapi lebaran, jadi kita iuran untuk memanfaatkan sisa Pasir PT Langlang, ini juga baru 3 hari berjalan. Insya Allah akan menempuh aturan yang ada,”kilahnya. (ADE)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment