Carita Coconout Island

Pemkab Surati CCI Terkait Pajak

PANDEGLANG, BANPOS – Selain dikabarkan nakal karena belum mengurus izin sebagian fasilitas, wahana bermain Carita Coconout Island (CCI) di Kecamatan Labuan disurati oleh Dispenda Pandeglang, yang isinya teguran karena belum pernah membayar pajak daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Pendapatan Pajak Daerah Dispenda Pandeglang, Sehadi kepada BANPOS, Rabu (1/6).

Tindakan pemkab melayangkan surat teguran lantara CCI belum pernah melakukan koordinasi bersama pemkab, terkait pembayaran pajak. Bahkan surat teguran diantar langsung oleh Kepala Dispenda, Tati Suwagiharti.

“Bu Kadis langsung yang mengantarkan surat, hal itu bentuk komitmen pemkab mendongkrak PAD dari sector pajak daerah. Bagi perusahaan manapun jika dirasa, harus membayar pajak maka akan kami datangi. Bukan hanya CCI namun semuanya,” kata Sehadi.

Bahkan, Dispenda Pandeglang tidak mempertimbangkan apakah perusahaan memiliki izin atau tidak. Menurut Sehadi, pihaknya hanya bertugas mendongkrak pajak, dan memberlakukan kepada yang bersangkutan membayarnya.

“Tidak peduli apakah badan usaha memiliki izin atau tidak, jika objek yang mesti membayar pajak dipasang atau dibangun, maka kami akan datangi untuk meminta memenuhi kewajibannya. Saya rasa itu penting, supaya badan usaha proaktif memberikan kontribusi terhadap daerah,” ujarnya.

Selain CCI, selama tahun 2016 setidaknya 115 perusahaan yang diberikan surat teguran untuk membayar pajak. Badan usahanya pariatif dari banyak bidang seperti perbankan, restaurant, hotel dan lain sebagainya.

“Kalau yang lain sudah kami pinta membayar pajak, jumlahnya ada 115 badan usaha yang diberikan surat teguran. Namun untuk CCI bukan hanya teguran, namun pemanggilan untuk musyawarah. Karena kami tahu wahana bermain tersebut masih baru berdiri, mungkin ada hal yang menjadi alasan bagi perusahaan,” kata dia.

Mengenai PAD yang bersumber dari pajak, selain Pajak Penerangan Jalan (PBJ), pariwisata merupakan sektor penyumbang pajak yang baik. Sehadi mencontohkan, selama tahun 2015 lalu sektor pariwisata diantaranya Hotel dari target Rp2.022.500.000 bisa mencapai Rp2.843.148.211.

“Semua yang berkewajiban membayar pajak harus patuh aturan. Karena jika dimaksimalkan peningkatan wajib pajak cukup signifikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, CCI juga mendapat semprot dari DPRD Pandeglang karena dinilai tidak mematuhi aturan, yang mewajibkan sebuah perusahaan harus mengurus izin. Karena DPRD menilai CCI memiliki banyak wahana, selain fasilitas bermain juga memiliki penginapan.

“Penginapannya yang tidak berizin. Harusnya jika ada sejumlah objek maka diurus juga izin objek lainnya. Jangan main bangun saja,” kata Ketua Komisi I DPRD Pandeglang, Habibi Arafat. (YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment