mobil dinas buat mudik

Pemkot Tangsel Kaji Penggunaan Mobil Dinas Untuk Mudik

SERPONG, BANPOS – Hingga saat ini, penggunaan mobil dinas untuk mudik masih menjadi polemik. Untuk itu, Pemkot Tangsel masih mengkaji penggunaan mobil dinas untuk mudik dengan catatan khusus.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, saat ini jumlah mobil dinas yang dimiliki Pemkot sebanyak 150 kendaraan. Fasilitas mobil tersebut diperuntukkan bagi pejabat di eselon II dan eselon III.

Ia tidak mempermasalahkan apabila mobil dinas dipakai mudik. Namun, pejabat tersebut harus melaporkan secara tertulis.

“Jika ada kerusakan mobil dinas maka resiko ditanggung sepenuhnya pihak pemakai. Termasuk untuk bahan bakar juga harus ditanggung sendiri,” ujarnya, Minggu (19/6/2016).

Untuk menyikapi kondisi tersebut, pihaknya akan menggelar rapat dengan SKPD dilingkungan Pemkot Tangsel.

“Kami sedang mengkaji. Akan digelar rapat dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),” terangnya.

Kendati demikian, dirinya menghimbau, supaya mobil dinas tidak digunakan untuk mudik. Masih banyak cara untuk mudik, salah satunya dengan menggunakan angkutan umum.

Pemkot Tangsel juga tidak melakukan penarikan kendaraan dinas. Namun, menghimbau saat kendaraan ditinggal dirumah, harus melaporkan dengan RT dan RW setempat, terkait keamanannya.

“Kendaraan dinas selama ini memang dibawa pulang. Pemkot tidak menarik atau mengumpulkannya,” tukasnya. (IRM/BNN/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment