a
Widget Image
ilustrasi-mudik2-140725b-624x346

Pendaftar Mudik Bareng di Tangsel Sudah 554 Orang

SERPONG, BANPOS – Sebanyak 554 warga Kota Tangsel mendaftarkan diri untuk mengikuti mudik bareng yang digelar Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Tujuan Semarang, Jogjakarta dan Solo mendominasi peserta mudik bareng Idul Fitri 1437 ini.

Program mudik gratis merupakan program Kementerian Perhubungan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik maupun arus balik.

Kepala Bidang Angkutan Dishubkominfo Kota Tangsel Wijaya Kusuma mengatakan sejak dibukanya pendaftaran mudik bareng 16 Mei hingga Kamis (9/6) sudah tercatat 554 warga yang ikut serta mudik bareng.

“Kuota dari Kemenhub sebanyak 24 ribu penumpang yang membuka pendaftaran di Dishubkominfo Kota Tangsel, Depok, Bekasi dan Kota Tangerang,” ungkapnya, Jumat (10/6).

Menurutnya, program mudik gratis merupakan program pemerintah pusat, melalui Kementerian Perhubungan. Program ini digelar sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan. Untuk lebih memaksimalkan sosialisasi. Pihaknya, jemput bola. Untuk minggu kedua Ramadan, Dishubkominfo membuka loket di Kantor Kecamatan Pamulang dan Pondok Aren. Kemudian, di Minggu ketiga buka di Taman Tekno 2 dan Minggu keempat di Pasar Sudimara, Jombang.

“Tiap hari masyarakat yang mendaftar semakin meningkat. Pendaftaran ditutup 12 Juni mendatang,” terangnya.

Salah seroang calon pemudik bareng Misnan mengaku senang dengan adnaya program tersebut. Soalnya, ia bersama suami dan kedua anaknya bisa mudik bareng dalam satu bus. “Tahun sebelumnya, naik motor mudik ke solo. Capek mas,” ucapnya.
Kata dia, dengan mudik bareng menggunakan bus lebih aman dibandingkan sepeda motor. Selain itu, resiko atas kecelakaan lalu lintas di jalan dapat diminimalisir. “Pokoknya lebih aman naik bus daripada motor mas,” pungkasnya.(CATUR/BNN)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment