a
Widget Image
surat edaran

Petisi Online Dukung Perda Ramadan Kota Serang Tembus 5000 Dukungan

SERANG, BANPOS – Petisi untuk mempertahankan Perda yang mengatur jam buka rumah makan di bulan Ramadan terus mendapat dukungan. Dalam 20 jam sejak diposting di Change.org, Selasa (14/6/2016) kemarin, saat ini (Rabu, 15/6/2016), tepatnya pukul 13.00, penandatangan petisi online itu sudah mencapai 5050 orang.

Berbagai alasan diungkapkan warga yang mendukung petisi ini. Kebanyakan mereka merasa perda ini memang harus tetap ada untuk menjaga kenyamanan bagi warga Kota Serang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Setuju! Permasalahan PERDA seharusnya tidak dicampuri oleh pihak lain yang semata-mata hanya melihat satu sisi. Saya yakin PERDA tersebut dibuat hanya untuk memberikan kenyamanan kepada penduduk muslim yang ingin melaksanakan ibadah puasa dengan baik,” kata seorang penanda tangan petisi bernama Rachmat Wahidi.

Sebuah petisi mendukung dipertahankannya Perda yang mengatur jam buka rumah makan di Serang muncul di dunia maya. Petisi itu merupakan respon atas desakan pemerintah pusat yang menginginkan perda tersebut direvisi oleh Pemkot Serang seiring kontroversi seorang pemilik Warteg di Kota Serang bernama Saeni yang dirazia Satpol PP Kota Serang karena berjualan di luar jam yang sudah ditetapkan dalam perda.

Petisi itu diunggah dalam akun change.org oleh seorang warga Serang bernama Nuha Uswati pada Selasa (15/6/2016) sore. Petisi ditukukan untuk Walikota Serang, Gubernur Banten, DPD RI, Mendagri dan Presiden RI.

“Saya warga Serang. Bertahun tahun hidup dengan Perda yang mengatur jam buka Rumah Makan selama Ramadan. Tidak pernah melihat atau merasakan ada gejolak apapun. Bukan hanya warung warung nasi kecil. Bukan juga seperti yang diberitakan bahwa Satpol PP hanya berani pada pedagang kecil. Salah besar. Mall mall dan rumah makan besarpun disini menerapkan jam buka sesuai Perda,” tulis Nuha dalam surat petisi yang diunggahnya.(ENK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment