Polresta Tangerang Masuk Polda Banten, Pemprov Dapat Tambahan Pajak Rp250 Miliar

SERANG, BANPOS – Bergabungnya Polresta Tangerang ke dalam Polda Banten, memberikan berkah tersendiri bagi Pemprov Banten. Penyebabnya, Banten akan mendapatkan tambahan pajak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat mencapai Rp250 Miliar.

Menurut Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Provinsi Banten, sebagai konsekwensi bergabungnya Polresta Tangerang ke dalam Polda Banten, maka pajak kendaraam bermotor di wilayah Kabupaten Tangerang yang sebelumnya masuk ke Pemprov DKI Jakarta, akan dialihkan ke Banten.

“Total kendaraan 834.198 dengan potensi pajak Rp250 miliar. Pendapatan tidak berubah, karena masih masuk wilayah Provinsi Banten,” kata Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Banten, Nandy S Mulya, baru-baru ini.

Proses mutasi plat nomor kendaraan sendiri sepenuhnya wewenang aparat kepolisian. Pemprov Banten melalui petugas Samsatnya, hanya memproses pajak dan administrasi lainnya.

“Setelah pajak kendaraan 5 tahun habis baru pindah ke plat A, dan itu ranahnya polisi,” terangnya.

Setidaknya, terdapat 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang yang akan berubah plat nomor kendaraannya. “Wilayah hukum kepolisiannya berbeda. Jumlah kendaraannya yang di 19 kecamatan,” tegasnya.

“Total kendaraan yang ada di wilayah polresta Tangerang kurang lebih sebanyak 834.198 dengan potensi pajak mencapai Rp 250 miliar. Dalam pendapatan saat ini tidak berubah karena masih belum masuk di wilayah Provinsi Banten,” kata Nandy.

Menurut Nandy, di dalam proses mutasi plat nomor kendaraan dari Tangerang ke Polda Banten sepenuhnya kewewenang aparat kepolisian. Pemprov Banten melalui petugas Samsat, hanya memproses pajak dan administrasi yang lainnya.

“Setelah pajak kendaraan 5 tahun habis baru pindah ke plat A, dan itu ranahnya polisi, wilayah hukum kepolisiannya berbeda. Jumlah kendaraannya yang di 19 kecamatan,” pungkasnya.(ADV)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment