Ilustrasi

THR Belum Cair, Ayo Laporkan

SERANG, BANPOS – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Serang meminta para pekerja di Kota Serang agar tidak takut melaporkan perusahaan bila tidak membayar tunjangan hari raya sesuai dengan ketentuan. Dalam aturan, THR wajib diberikan paling lambar 7 hari sebelum Lebaran.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Serang Ratu Ani Nuraeni mengatakan bahwa pekerja tidak perlu takut melaporkan perusahaan tempat mereka bekerja ke Posko Pengaduan THR yang berkantor di Disnakertrans Kota Serang. Pemberian THR paling lambat harus sudah diberikan H-7 atau pada 29 Juni, bila Lebaran akan jatuh pada 6 Juli.

“Ayo jangan takut laporkan keadaan di perusahaan yang sesungguhnya,” kata Ratu, Rabu (29/6).

Ratu mengungkapkan bahwa dari 644 perusahaan wajib lapor yang ada di Kota Serang pihaknya sudah memantau sekitar 100 perusahaan yang dijadikan sample untuk mendata pemberian THR. Berdasarkan informasi sementara sudah ada banyak perusahaan yang memberikan THR kepada pekerja.

“Perusahaan yang kami pantau beragam, mulai dari pengembang perumahan, peternakan ayam, sampai pabrik kayu. Dan semuanya sudah memberikan THR,” kata Ratu.

Ratu mengungkapkan bahwa, sampai hari ini belum ada tenaga kerja yang melapor ke Posko Pengaduan THR bahwa mereka belum diberi THR. Ia berharap tahun ini tidak ada aduan dari pekerja terkait THR, seperti yang juga terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami harap tidak ada perusahaan yang tidak memberikan THR. Kalau ada kami akan lakukan pembinaan,” tuturnya.

Ratu mengungkapkan bahwa dari ratusan perusahaan di Kota Serang baru 100 perusahaan yang sudah mengembalikan formulir data monitoring pelaksanaan THR di perusahaan. Sementara kepada perusahaan yang belum mengambil formulir pihaknya akan menghubungi langsung melalui sambungan telepon.

“Kami by phone ke HRD dan pekerjanya supaya datanya berimbang,” ujar Ratu.

Sekretaris Disnakertrans Kota Serang Sahala Binsar Sitorus menambahkan bahwa perusahaan di Kota Serang ada yang tepat waktu dalam memberikan THR.

Bahkan ada juga perusahaan yang tidak hanya memberikan THR melainkan juga disatukan dengan gaji, bonus, intensif, dan THR sehingga uang yang diterima pekerja akan sangat banyak.

“Kebanyakan perusahaan yang pusatnya di Jakarta,” katanya. (NED)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment