a
Widget Image
Sejumlah petugas dari Disperindagkop Kota Cilegon menunjukkan tahu berformalin yang didapat dalam razia di pasar Kranggot, Sabtu (18/6/2016). FOTO: DONI NURYADI

Waduh, Tahu Berformalin Dijual di Pasar Kranggot

CILEGON, BANPOS – Ditengah bulan suci Ramadan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) beserta Dinas Kesehatan Kota Cilegon menggelar razia tahu berformalin di Pasar Kranggot, Kota Cilegon. Razia yang dilakukan Sabtu (18/6/2016) dinihari tadi itu mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan TNI.

Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon, memeriksa bahan makanan dengan cara mengambil sampel dari beberapa distributor tahu yang mendistribusikan dagangannya ke Pasar Krangggot. Hasilnya, Dinkes menemukan 47 boks tahu yang mengandung formalin.

Kepala Bidang Perdagangan dan Pembinaan Pasar pada Disperindagkop Cilegon, Muhammad Satiri mengatakan, ada dua distributor tahu yang ditemukan menyalurkan tahu berformalin kepada pedagang di Pasar Kranggot. Dari 47 boks yang ditemukan, 20 boks dibawa oleh perusahaan Bintang Terang dari Tangerang dan 27 boks lainnya berasal dari Kopti, Kabupaten Serang.

“Tahu yang disita ini jenisnya ada tahu besar, tahu goreng dan tahu putih,” kata Satiri ketika ditemui wartawan seusai melakukan razia.

Satiri menambahkan setelah ditemukan tahu berformalin, dia akan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Serta barang bukti tersebut diamankan untuk dimusnahkan.

Sementara itu, salah satu pemilik usaha tahu yang terindikasi menggunakan formalin, Arisno (59) yang sudah menjalankan usahanya selama dua tahun, mengelak bahwa dirinya tidak menggunakan bahan formalin. Ia mengaku hanya menggunakan bio fresh agar makanannya tidak asam dan berlendir.

“Saya tidak merasa menggunakan formalin tapi memakai bio fresh doang, serta barang tersebut saya dapat dari Ciawi,” kilahnya.(CR-4)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment