Adde Rosi Khoerunisa

Wakil Ketua DPRD Banten Nilai Rencana Mendagri Revisi Perda Pekat Tidak Tepat

SERANG, BANPOS – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunisa menilai, bahwa langkah pemerintah pusat yang berencana merevisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 Tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakat (Pekat) tidak tepat.

Menurutnya, Perda tersebut lahir dari cerminan masyarakat Kota Serang yang kental dengan sejarah dan budayanya yang religius.

“Seharusnya Mendagri tidak harus merevisi Perda tersebut, karena Perda itu dibuat sudah berdasarkan keputusan Pemkot dengan tokoh agama dan masyarakat Banten,” tuturnya, Sabtu (18/6).

Perda itu, lanjut dia, disetujui oleh Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, MUI, Kemenag dan Wali Kota Serang sudah berjalan enam tahun tanpa ada masalah.

“Perda itu sudah sesuai aturan dan lahir sebagai cerminan kultur Islami mayoritas umat Islam di Banten,” katanya.

Seperti diketahui, Perda nomor 2 Tahun 2010 mencuat dengan adanya peristiwa penertiban warung tegal yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Serang karena berjualan siang hari saat bulan Ramadhan. (ADV)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment