a
Widget Image
lhp bpk, audit bpk

Tak Mampu Bayar Temuan BPK Rp442 Juta, Kontraktor Melarikan Diri

SERANG, BANPOS – Direktur PT CMP yang merupakan rekanan dalam proyek pembangunan ruas Jalan Bayah – Cikotok – Batas Jabar senilai Rp5,339 miliar kabur melarikan diri, setelah BPK menemukan kerugian negara dalam proyek tersebut. Bahkan, berdasarkan penilaian BPK pihak PT CMP harus mengembelaikan ke kas daerah sebesar Rp542,163 juta.

Kepala DBMTR Banten, Hadi Soeryadi usai mengikuti rapat pembahasan penyelesian hasil tindak lanjut atas LHP BPK RI tahun 2015 di ruang rapat paripurna Inspektorat, Rabu (27/7/2016) mengungkapkan, dari temuan pelaksanaan tiga pekerjaan pembangunan jalan provinsi tidak sesuai kontrak sebesar Rp788,707 juta belum semuanya diselesaikan.

“Dari tiga proyek, yang jadi temuan dengan total hampir satu miliar yakni pembangunan Jalan Bayah – Cikotok – Batas Jabar, pembangunan Jalan Ciruas – Petir dan pembangunan Jalan Ahmad Yani – Labuan, hanya jalan Bayah – Cikotok – Batas Jabar saja yang belum beres. Pengusahanya Bu Popong kabur, setelah membaya kerugian negara Rp100 juta sedangkan sisanya Rp442 juta tidak dibayar dan sekarang nggak tahu kemana, kabur Bu Popongnya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya sudah melaporkan Popong selaku Direktur PT CMP kepada Inspektorat Banten supaya dapat ditindaklanjuti.

“Sudah saya laporkan ke Inspektorat, kalau tidak bisa juga ke Polisi saja,” tegasnya.

Langkah tegas dengan membawa masalah tersebut ke ranah hukum, sambung dia, karena tenggat waktu pengembalian yang diberikan oleh BPK RI Perwakilan Banten hanya tinggal beberapa hari saja.

“Akhir bulan ini semuanya harus selesai dan di kami hanya temuan Bu Popong saja yang belum selesai,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Banten, Takro Jaka Rooseno mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah meminta kepada seluruh SKPD untuk menyelesaikan temuan BPK sejak LHP atas LKPD Banten tahun 2015 diserahkan kepada Pemprov.

“Kami sudah minta agar selesaikan, progresnya semakin baik, dan nanti dua hari lagi adalah batas akhir, dan kami melihat SKPD ini sudh bekerja maksimal, dan semangat dalam menyelesaikan temuan-temuan BPK, baik yang sifatnya administrasi atau dalam bentuk lainnya,” pungkasnya. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment