a
Widget Image
Tercemarnya air laut yang berada disekitar Kota Cilegon, disinyalir akibat limbah dari kapal angker yang berada disekitar laut wilayah kota Cilegon / DONI

Air Laut Tercemar, Nelayan Menjadi Geram

CILEGON, BANPOS – Tercemarnya air laut yang berada disekitar Kota Cilegon, disinyalir akibat limbah dari kapal angker yang berada disekitar laut wilayah kota Cilegon. Hal ini membuat para nelayan yang berada disekitar menjadi geram, sehingga Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon, membentuk satgas guna melindungi lingkungan sekitar laut.

Ketua HNSI Kota Cilegon H.Yayan Hambali, mengatakan pembentukan satgas ini, guna beroperasi di sekitar wilayah laut yang berada di kota Cilegon, melakukan pengawasan terhadap beberapa kapal yang membandel membuang limbah ke laut.

“Pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) contohnya oli dan gress itu mestinya mereka memilik water treatment tersendiri, saya menyaksikan secara langsung pembuangan limbah seperti itu dibuangnya langsung ke laut itu membuat tercemarnya air laut menjadi rusak,” katanya saat ditemui wartawan seusai pembentukan Satgas HNSI Kota Cilegon, Sabtu (16/7/2016).

Sementara itu Ketua Satgas HNSI Kota Cilegon Hamdi Yaying mengatakan, hal yang serupa, keadaan laut yang berada di lingkungan kota Cilegon ini sudah tidak sehat, mulai dari pencemaran air, maupun lingkunganya. ia memperkirakan kerusakan pencemaran terhadap air laut sudah mencapai 80 %.

“Saya kira pencemaran air di laut sudah mencapai 80% dengan melihat keadaan situasi air laut saat ini, pasalnya, kita mencoba budidaya rumput laut hasil kerdil, budidaya kerapu juga kerdil, disekitar laut Kota Cilegon,” ungkapnya.

Lanjut Hamdi, meskipun saat ini pihaknya mengakui peralatan yang masih kurang memadai, namun ia berharap dengan dibentuknya satgas ini bisa saling bersinergi dengan instansi terkait untuk menjaga lingkungan air disekitar laut.

“Saya berharap bagi perusahaan serta masyarakat bisa menjaga lingkungan sekitar laut, supaya bisa terjaga lingkungan air yang sehat,” pungkasnya. (CR-4)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment