a
Widget Image
Sutadi, Tersangka kasus Korupsi Jembatan Kedaung

Berkas Sutadi Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipkor Serang

SERANG, BANPOS – Pihak Kejaksaan Negeri Serang akan melimpahkan berkas kasus dugaan korupsi proyek Jembatan Kedaung tahun 2012 senilai Rp23,42 miliar yang melibatkan mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten Sutadi.

Rencananya, berkas akan dilimpahkan kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Serang pada Senin (18/7) mendatang.

“Kemarin sudah ekspose, rencananya akan kami limpahkan Senin minggu depan,” kata Kasie Pidsus Kejari Serang Agustinus Olaf Mangontan, ditemui diruang kerjanya, Jumat (15/6)

Penyidik Kejari Serang Iwan Sulistiawan menjelaskan bahwa rencana tuntutan (rentut) atas kasus tersebut masih di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. “Tuntannya masih di Kejati. Silahkan lebih lanjut hubungi Pak Kiki (Kasie Penuntutan Kejati Banten, Kiki Yonatan),” kata Iwan.

Sebelumnya, pada Kamis 9 Juni 2016 mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten Sutadi dan Direktur PT Alam Baru Jaya (ABJ) M Kholis, tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jembatan Kedaung tahun 2012 senilai Rp23,42 miliar dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Serang.

Sutadi, dijebloskan ke Rutan Serang setelah menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Berdasarkan pantauan kedua tersangka, keluar dari ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Serang sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya langsung digiring jaksa memasuki kendaraan tahanan untuk langsung dibawa ke Rutan Kelas II B Serang. “Kami lakukan penahanan karena dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan mempersulit persidangan,” ujar Kasie Pidsus Kejari Serang Agustinus Olaf Mangontan usai pelimpahan tahap II di Kejari Serang, Kamis (9/6) lalu.

Bersama pelimpahan tersangka dan barang bukti, Kejari Serang juga telah menerima uang sitaan dari kedua tersangka sebesar Rp3,5 miliar. “Sudah kita terima melalui rekening tersangka. Pengembalian (uang sitaan) atas nama keduanya,” terang dia.

Kedua tersangka akan menjalani masa penahanan di Rutan Kelas II B Serang selama 20 hari kedepan. “Sebelum 20 hari kita upayakan akan melimpahkan ke Pengdilan,” tegasnya. (NED)

Share With:
Tags
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment