a
Widget Image
ilustrasi terseret ombak

Empat Warga Cilegon Terseret Ombak Pantai Tanjung Peni

CILEGON, BANPOS – Empat orang wisatawan asal Cilegon bernasib naas saat liburan ke Pantai Tanjung Pani, Kelurahan Warnasari, Cilegon, pada Minggu (17/7/2016) kemarin. Keempatnya terseret ombak saat asik bermain di pantai yang lokasinya tidak jauh dari pabrik PT Krakatau Daya Listrik.

Keempat korban tersebut antara lain Ranti (15) warga Kelurahan Dringo, Kecamatan Citangkil, Dede Ramdani (33) warga Lingkungan Bulakan Barat, Kecamatan Purwakarta, Suhardi (20) warga Lingkungan Sigendong, Kecamatan Mancak dan Muhajirin (25), warga Lingkungan Gempol Kulon, Kecamatan Purwakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun BANPOS, peristiwa terseretnya empat wisatawan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, mereka tengah asik berenang, namun tiba-tiba tenggelam. Diduga, mereka terseret arus bawah laut yang cukup kuat dan digulung gelombang.

Kepala Basarnas Pos Sar Banten, Hairoe Amir Abyan mengatakan, pihaknya masih terus berupaya mencari para korban yang hilang terseret ombak Pantai Tanjung Peni. Dirinya, mengungkapkan, bahwa satu dari empat korban sudah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

Hari ini, Senin (18/7/2016), pihaknya mendapat informasi bahwa ditemukan jasad di periran Merak, diduga jasad tersebut merupakan wisatawan yang menjadi korban di Pantai Tanjung Peni.

“Kita sudah temukan satu korban pada kemarin dan pada hari ini ditemukan satu korban tenggelam berada di daerah Merak, tetapi kita sedang kordinasi untuk langsung melakukan pengecekan di daerah perairan merak, untuk melihat ciri ciri korban,” urainya saat ditemui awak media, Senin (18/7/2016).

Ia menyatakan, bahwa Tim Gabungan yang terdiri dari Basarnas dan Polair Polda Banten dibantu oleh nelayan sekitar masih akan terus melanjutkan pencarian korban hingga sepekan kedepan.

“Kita lakukan pencarian terus menerus dalam kurun waktu tujuh hari lamannya,” pungkasnya. (CR-4/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment