a
Widget Image
satu kelurga meninggal dalam mobil sakibat terkena banjir lumpur / IST

Kisah Memilukan, M Fahri Meninggal Tepat Ditanggal Kelahirannya

SERANG, BANPOS – Kisah memilukan menimpa seorang bocah berumur enam tahun, M Fahri Ramadhan, yang seharusnya sedang merayakan hari ulang tahunnya yang ke tujuh pada 25 Juli kemarin, namun takdir berkata lain.

Dirinya menjadi salah satu dari empat korban meninggal dunia didalam mobil Xenia yang terjebak timbunan banjir lumpur di Jalan Raya Carita Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin (25/7/2016) kemarin.

M Fahri dikabarkan meninggal dunia bersama sang ibu Evi Lutfiah (41) serta Kakaknya Syarifatul Ginayah (18) dan supirnya Ahmad Yani (52), setelah diduga menghirup gas karbon monoksida di dalam mobil Xenia dengan nomor polisi B 1892 BRH yang ditumpanginya.

Bocah yang masih berumur enam tahun tersebut, terpaksa tidak dapat merayakan ulang tahunnya yang ke tujuh. Sebelumnya korban meninggal yang masih satu keluarga tersebut sempat mengantarkan sang kaka Ginayah untuk mengikuti Ujian Masuk Bersama (UMB) jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Kampus Untirta Banten.

“Sekalian beli obat buat neneknya di Cilegon, kan lagi sakit. Sekalian jalan-jalan habis tes di Untirta Serang,” Ujar sepupu korban, Putri, Selasa (26/7/2016).

Namun nahas, ditengah perjalan mobil yang dikendarai oleh Ahmad Yani terjebak dalam timbunan lumpur. Kepergian M Fahri bersama kakak dan ibunya tersebut menyisakan luka yang mendalam bagi Ayah korban, Udin Saparudin yang tak henti-hentinya menangisi kepergian keluarga tercintanya secara bersamaan.

“Bapaknya masih shok, masih lemah. Masih gak percaya seluruh keluarganya meninggal. Dikamar nangis aja,” Pungkasnya. (DIK)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment