a
Widget Image
Ilustrasi

Larangan Buang Sampah Sembarangan Butuh Inovasi

PANDEGLANG, BANPOS – Sejumlah titik di sekitar Pasar Saketi menjadi sasaran buang sampah sembarangan. Menurut warga setempat hendaknya ada inovasi untuk menciptakan kesadaran masyarakat agar tidak asal buang sampah, seperti yang nampak disejumlah titik diantaranya di pertigaan Kecamatan Saketi dan Cogreg, Kecamatan Saketi.

“Disekitar Saketi saja ada dua titik yang menjadi sasaran bung sampah sembarangan, di Cogreg dan Pertigaan Saketi. Kedua titik itu tepatnya dipinggir jalan raya,” kata Dede Kholidah, warga di sekitar Pasar Saketji, Jumat (15/7).

Dede berharap pihak yang berkewajiban menangani sampah agar memiliki inovasi untuk menyadarkan masyarakat, selama ini pemerintah kata dia hanya terfokus melaksanakan fungsi mengangkut saja, namun belum bisa menangani lokasi yang menjadi sasaran buang sampah sembarangan.

“Misal, ada pelang bertuliskan anjuran jangan buang sampah sembarangan atau kata-kata motivasi agar pelaku buang sampah sembarangan merasa enggan melakukan perbuatan buruknya,” ujarnya.

Kata dede, dia pernah melihat inovasi semacam itu disuatu tempat dengan cara memasang tulisan yang menghimbau agar tidak buang sampah sembarangan, kata dia tulisan yang dia temui unik dan membuat orang enggan melakukan kebiasaan buang sampah sembarangan.

“Tulisan yang saya temui bukan berbentuk ancaman, tapi kata-katanya unik. Kurang lebih bunyinya begini, Ya tuhan tolong cabut nyawa orang yang buang sampah di tempat ini,” katanya.

Bukan berarti, kata Dede, harus sama dengan kata-kata yang dia sebutkan. Tapi pemerintah bisa membuat seruan yang lebih inovatif, karena menurut dia kata-kata peringatan bisa membuat orang enggan melakukan apa yang dilarang dalam seruan tersebut.

Sementara Kepala Satpol PP Pandeglang, Agus Priadi Mustika mengatakan sudah melakukan upaya dengan cara memasang baliho di pasar, yang menerangkan bahwa buang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi.

“Sudah kami pampang, namun penegakannya sedang dimaksimalkan. Di pasar-pasar sudah kami himbau, ada baliho yang kami pasang,” kata Agus.

Aturannya, kata Agus, sudah jelas sebagaimana pasal per pasal mengenai sanksi buang sampah sembarangan telah di pang-pang oleh Satpol PP. Selanjutnya, akan diupayakan himbauan lebih luas, seperti dipampangnya pelang ditempat-tempat yang sering menjadi sasaran buang sampah sembarangan.

“Memang sudah ada aturannya, yaitu Perda K3 itu. Bupati juga sering mengatakan bahwa dalam Perda jelas ada bunyi denda untuk siapa saja yang membuang sampah sembarangan, dikenakan sanksi denda sebesar 25juta,” katanya.(YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment