kebaran pasar Panimbang

Pemkab “Ogah” Bantu Korban Kebakaran Pasar Panimbang

PANIMBANG, BANPOS – Api melahap delapan kios di tengah Pasar Panimbang Rabu (29/6) malam sekitar pukul 21.30. Penyebab kebakaran diduga karena hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan percikan api sampai meluap besar hingga sulit dipadamkan.

Menyikapi masalah itu, Pemkab Pandeglang tidak akan membantu korban kebakaran di lokasi itu, karena kios yang terbakar bukan berada di pasar milik Pemkab Pandeglang.

Seorang saksi mata pada saat kejadian, Mut’ah mengatakan, kebakaran di tengah Pasar Panimbang mulanya diketahui oleh petugas ronda, melihat api yang meluap-luap petugas ronda langsung mengabarkan warga.

“Usai si petugas ronda mengabarkan warga, bergegas warga yang berada di sekitar tempat kejadian berusaha memadamkan api, ada yang bawa jrigen, ember dan alat lainnya yang bisa digunakan untuk bawa air,” kata Mut’ah yang juga sebagai penjual daging ayam di Pasar Panimbang, Kamis (30/6).

Mut’ah menambahkan, dari delapan kios tersebut enam diantaranya toko sembako, sedangkan yang dua lagi toko perabotan rumah tangga dan pakaian. “Kios yang terbakar itu antara kios pakaian dan pedagang sembako, sedangkan api berasal dari atas kios,” ujarnya.

Pada saat kejadian, ada yang menghubungi pemadam kebakaran sehingga satu setengah jam kemudian pemadam kebakaran datang, tiga unit mobil damkar langsung ikut memadamkan api.

Terpisah, Kepala BPBD Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, pihaknya mendapat informasi sekitar pukul 21.00, kemudian tidak menunggu lama mengerahkan dua mobil damkar ke lokasi, dan meminta bantuan satu mobil damkar dari PLTU 2 Banten, Labuan.

“Sejak mendapat informasi kami bergegas ke lokasi kejadian, bersyukur tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta,” kata Doni.

Saat di singgung tentang bantuan bagi korban, Doni mengatakan Bupati Irna Narulita dan Wakilnya Tanto W Arban sudah mengintruksikan pihak yang paling bertanggungjawab untuk membantu korban.
“Yang berwenang Diskoperindag Pandeglang untuk urusan bantuan bagi korban, Ibu Bupati dan Pak Wakil sudah memberitahu dinas terkait,” katanya.

Berbeda dengan Kepala Diskoperindagpas Pandeglang, Olis Solihin. Dia mengatakan tidak akan memberikan bantuan apapun kepada korban kebakaran di Pasar Panimbang. Hal itu, kata Olis, karena kios yang terbakar bukan milik Pemkab Pandeglang, namun pasar milik pribadi.

“Di Pasar Panimbang itu sebagian milik pribadi, masalahanya tidak ada retribusidari pasar yang milik pribadi itu untuk Pemkab Pandeglang. Kemudian jika terjadi sesuatu seperti kebakaran, maka ditanggung oleh pribadi juga,” kata Olis.(YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment