Polda Banten Siap Lakukan Pengawasan Pergerakan Teroris

SERANG, BANPOS – Selain membicarakan pentingnya peran media pada masyarakat, dalam kunjungannya ke kantor redaksi media Banten Pos Group, Kapolda Banten Brigjen Pol Ahmad Dofiri, juga mengatakan bahwa Provinsi Banten masih kerap dikait-kaitkan dengan teroris lantaran pada peristiwa Bom Bali 1, karena salah satu pelakunya berasal dari Banten, Rabu (20/7/2016).

Ditengah keberhasilan tim gabungan TNI-Polri menumpas kelompok teroris Santoso di Poso, Sulawesi Tengah tidak membuat aparat diwilayah hukum Polda Banten berdiam diri, melalui tim intelijennya Polda Banten terus melakukan pengawasan terhadap titik-titik lokasi yang rawan dipergunakan untuk basis-basis teroris yang ada diwilayah pelosok Banten.

“Terkait Operasi Tinongbala. Polri tetap melakukan pengejaran, lebih dari pada itu. Tetap disana arahnya (Poso, red) akan melakukan kegiatan lanjutan. Mabes memprediksi ada basis-basis lain. Sebenarnya bukan hanya di pulau jawa. Namun, untuk Banten ini memang terkenal dan tidak terlepas dari pengawasan lantaran erat kaitannya dengan peristiwa Bom Bali Satu. Itu yang mengapa Banten tidak terlepas dari itu,” terang Kapolda.

Langkah preventif terkait penanganan teroris oleh Polda Banten saat ini ialah dengan merangkul tokoh-tokoh, ulama Pondok Pesantren guna bersama-sama memerangi aksi terorisme dan mempersempit ruang gerak teroris.

“Kita sudah berupaya merangkul tokoh-tokoh, merangkul pondok pesantren. Harapan kita sih, kita tidak dijadikan basis ataupun mempengaruhi simpul-simpul di masyarakat Banten,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda juga membahas terkait dengan persiapan personel dalam menghadapi tahapan-tahapan Pilgub Banten yang akan segera dimulai. Ia memprediksi suhu politik di Banten akan memanas pada pertengahan Agustus 2016 mendatang. Pasalnya, pasangan calon sudah bermunculan dan sudah muncul kubu-kubu pendukungnya.

“Prediksi kami, pertengahan Agustus, ketika sudah ada pasangan calon. Dukungan kan menguat, otomatis akan timbul kubu-kubu. Atas hal ini kita minta Masyarakat untuk dewasa dan jangan terpancing oleh pihak-pihak yang tidak menginginkan Banten ini nyaman. Apalagi kan kita sudah melewati berbagai Pemilihan umum. Baik pemilu, Pileg maupun Pilkada Kabupaten/Kota,” pungkasnya. (NED/RUL)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment