a
Widget Image
ilustrasi serapan anggaran

Serapan Rendah, Realisasi Bantuan Keuangan Tak Maksimal

SERANG, BANPOS – Pemprov Banten meminta kepada Kabupaten/Kota untuk lebih meningkatkan serapan anggaran bantuan keuangan. Sebab, hingga triwulan kedua Tahun Anggaran 2016, realisasi anggaran bantuan keuangan masih rendah.

Kepala Bappeda Banten, Hudaya Latuconsina mengatakan, anggaran bantuan keuangan yang bersumber dari APBD Banten 2016 untuk Kabupaten/Kota belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Padahal, alokasi anggaran bantuan keuangan tersebut sesuai dengan usulan dari masing-masing Kabupaten/Kota, seperti alokasi untuk program pendidikan dan kesehatan.

”Kami saat ini sedang mengevaluasi kenapa serapan anggaran itu rendah hingga triwulan dua 2016 ini. Sebagai contoh, di Kabupaten Pandeglang baru sekitar 3 persen, daerah lainnya sudah 50 persen dari target,” ungkapnya, Jumat (29/7/2016).

Ada beberapa alasan yang disampaikan Pemkab Pandeglang terkait rendahnya serapan anggaran bantuan keuangan tersebut, diantaranya menyampaikan rencana membangun Balai Latihan Kerja (BLK) tetapi pembebasan lahan tidak berhasil serta ada juga yan menyangkut gagal lelang.

”Dalam dua pekan ini kita evaluasi dan fasilitasi untuk perubahan dan apa saja kendalanya. Kita bisa fasilitasi untuk perubahan sepanjang masih dalam bidang pendidikan atau kesehatan,” urainya.

Kendati demikian, pihaknya masih memeberikan kelonggaran, jika ada kegiatan yang terkendala bisa dialihkan pada kegiatan lain, namun tetap fokus pada bidang pendidikan.

”Bisa bentuknya beasisiwa atau biaya operasional, sepanjang masih dalam koridor itu,” imbuhnya.

Selain itu, sambung dia, Pemprov Banten juga mendorong Kabupaten/Kota untuk melakukan sinkronisasi program yang berkaitan dengan bantuan keuangan tersebut, agar menyesuaikan dengan SKPD terkait di tingkat provinsi.

”Bantuan keuangan untuk kabupaten/kota dari gubernur ini , harus di ”back up” oleh SKPD terkait karena karena petunjuk teknis di SKPD provinsi,” ujarnya.

Dari total bantuan keuangan untuk delapan Kabupaten/Kota yang mencapai Rp534 miliar, serapan anggaran paling bagus di Kabupaten Lebak yang sudah mencapai sekitar Rp107 miliar dari total bantuan keuangan sekitar Rp120 miliar.

“Lebak itu dari sekitar Rp120 miliar, tinggal 38 persen lagi. Kami masih nunggu progresnya dibelanjakan apa saja. Sedangkand erah lainnya seperti Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon dan Tangerang Selatan masih sekitar 50 persen dari target serapan,” tukasnya. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment