a
Widget Image
rekrutmen panwaslu

Ssttt..!! Rekrutmen Panwascam Diduga Sarat Kolusi dan Nepotisme

PANDEGLANG, BANPOS – Seleksi rekrutmen komisioner Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan (Panwascam) yang dilakukan oleh Panwas Kabupaten Pandeglang untuk Pilgub Banten 2017 mendatang diduga sarat unsur Kolusi dan Nepotisme. Pasalnya, dalam tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga tes tulis yang lolos pada enam besar, didominasi oleh orang yang dekat dengan kelompok tertentu.

Salah seorang peserta seleksi Panwascam asal Menes, Ahmad Arifudin mengungkapkan, meski dirinya hanya lolos pada seleksi administrasi dan gugur pada tahapan tes tulis, namun ada beberapa kejanggalan pada seleksi tersebut.

Kejanggalan yang dia maksud adalah, masuknya nama Titin Prihatin ke jajaran enam besar. Padahal, berdasarkan hasil seleksi administrasi yang dirilis pada 25 Juli 2016 lalu, nama Titin Prihatin tidak ada.

“Saya rasa seleksi Panwascam ini sudah tidak sehat dan terkesan banyak titipan, karena saya melihat yang lolos pada enam besar rata-rata orang terdekat panitia seleksi,” ungkapnya kepada BANPOS, Jumat (29/7/2016).

Ia menilai, jika seleksi Panwascam tersebut, terkesan hanya formalitas dan menggugurkan kewajiban saja.

“Yang kami harapkan seleksi ini benar-benar dijadikan tolak ukur seseorang untuk menjadi penyelenggaran Pemilu, bukan atas dasar rekomendasi orang atau kelompok tertentu,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaskab Pandeglang, Nana Subhana yang dihubungi melalui sambungan seluler membantah tudingan itu. Menurutnya, sejauh ini dalam proses tahapan dalam rekrutmen anggota Panwascam tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku.

“Secara kelembagaan maupun perseorangan saya tidak pernah menerima titipan dari pihak manapun, lagi pula sekarang ini tahapan perekrutan belum selesai dan tengah menjalankan tahapan ahir yakni tes wawancara bagi peserta yang masuk dalam enam besar ini,” pungkasnya. (SUL/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment