road map wisata di banten

Ternyata Ini Penyebab Pariwisata di Banten Sulit Berkembang

SERANG, BANPOS – Hingga saat ini, Pemprov Banten mengaku masih kesulitan untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan. Pasalnya, manajemen Akses, Animitas dan Atraksi atau yang biasa disebut dengan A3 belum berjalan maksimal.

Kepala Disbudpar Banten, Opar Sochari mengatakan, bahwa pihaknya sangat menyangkan atraksi ditempat tempat wisata hingga saat ini belum terlihat. Akibatnya, wisatawan yang berkunjung ke Banten kerapkali mengaku bosan lantaran tidak disuguhi dengan berbagai potensi kegiatan yang menarik.

“Padahal disisi lain Banten sangat memiliki banyak potensi atraksi sepeti kesenian tari maupun kegiatan kesenian lainnya yang mampu menghibur para wisatawan,” ungkapnya, Rabu (13/7/2016).

Menurutnya, untuk mendukung geliat kunjungan wisatawan ke Banten, diperlukan upaya lain yang harus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya dengan mengenalkan kembali tiga tempat potensi wisata atau three angel di Banten.

“Kita punya konsel tiga kawasan atau three angel. Ketiganya yakni Rhino di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan Anak Gunung Krakatau. Karena ketiga lokasi ini dianggap sudah terkenal para wisatawan hingga ke.mancanegara,” ujarnya.

Oleh karena itu, pada akhir tahun ini, pihaknya akan mengintensifkan promosi terhadap ketiga wilayah tersebut. Bahkan, bukan tidak mungkin bantuan dari Kementian Pariwisata (Kemenpar) akan terus dilakukan guna mendorong kedatangan wisatawan terhadap tiga lokasi unggulan Banten tersebut.

“Disbudpar juga akan terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya.pariwisata. karena.tanpa dukungan dari masyakat sekitar, maka keberadaan pariwisaya di Banten tidak akan mengalami kemajuan,” tandasnya. (RUS/EKY)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment