a
Widget Image
ilustrasi jalan rusak

Warga Tamansari Pilih “Gorol” Perbaiki Jalan Rusak

MENES, BANPOS – Warga Kampung Tamansari, Desa Muruy, Kecamatan Menes tidak mau menunggu lama perbaikan jalan oleh pemerintah, sehingga warga memilih gorol alias gotong royong memperbaki jalan rusak. Kegiatan itu juga sebagai bentuk protes kepada Pemkab Pandeglang lantran lambat melakukan perbaikan akses Jalan Jiput-Menes.

“Warga Taman sari melakukan gorol dari jam 9.30 sampai siang hari sekitar waktu dzuhur. Ini inisiatf warga karena pengguna jalan sering terdengar suara pengguna roda dua yang terjebak oleh lubang di jalanan ini (Jiput-Menes, red),” kata Asep Rahmatullah, warga setempat, Minggu (10/7) di lokasi gorol.

Ia menceritakan, rusaknya akses jalan penghubung antara Kecamatan Menes dengan Kecamatan Jiput kian parah, mulai dari Cimanying, Kecamatan Menes sampai dengan Pasar Jiput yang panjangnya sekitar tujuh kilometer rusak parah. Inisiatif warga muncul lantaran ramainya pengguna jalan menjelang dan pasca hari raya.

“Pengguna jalan ramai sejak seminggu sebelum lebaran sampai pasca lebaran ini. Warga dari kalangan pemuda, orang tua dan anak-anak ramai-ramai menambal jalan dengan tanah yang diambil dari galian di pinggir-pinggir jalan itu,” kata Asep.

Titik paling parah kata dia, antara Desa Muruy dengan Desa Purwaraja karena bukan lagi jalan berlubang, namun jalan aspal yang sudah rusak parah. Menurut Asep jalan tersebut adalah akses utama antara masyarakat Menes dan Jiput.

“Mudah-mudahan dengan gorol seperti ini pemerintah, dalam hal ini Pemkab Pandeglang serius memperbaiki jalan rusak. Pandelang kan sudah lama jadi kabupaten, harusnya tidak ada lagi kondisi seperti ini di Menes,” cetusnya.

Meski melakukan gorol, warga sadar hasil gorolnya tidak memberi perbaikan yang sinifikan, apa lagi jika diguyur hujan. Tambalan yang dilakukan oleh warga bisa menjadi licin, tapi kalau tidak hujan tambalan tersebut bisa menutupi lubang sehingga penguna jalan aman dari lubang yang bisa membahayakan.

“Menes ini termasuk wilayah strategis bagi ekonomi masyarakat, di Menes juga banyak lembaga pendidikan. Kalau infrastruktur bagus, ekonomi dan pendidikan di Menes secara otomatis akan lebih baik. Itu sudah hukum alam, kalau infrastrukturnya bagus pasti ekonomi membaik,” ujar Asep yan juga alumni pascasarjana IAIN SMH Banten itu.

Terpisah, Camat Jiput, Suntama mengatakan ada rencana Pemkab Pandeglang melaksanakan perbaikan Jalan Jiput-Menes, namun usai ada koordinasi setelah April 2016 ini, belum ada lagi komunikasi dan informasi kepada pihak kecamatan.

“Biasanya pembangunan jalan poros kabupatem, pihak kecamatan mendapat informasi. Terakhir komunikasi Dinas BMSDA bulan April tahun ini, katanya tahun ini akan diperbaiki,” ujarnya.

Kata Suntama, keterlibatan pihak kecamatan untuk pembangunan infrastruktur jalan di tahun ini cukup komunikatif, sebagaimana baru-baru ini Pemkab Pandeglang mengerahkan pihak kecamatan untuk melakukan inventarisasi jalan poros kabupaten.

“Kami terlibat melaporkan data jalan poros kabupaten, itu sebagai acuan Pemkab Pandeglan untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan,” pungkasnya.(YOG)

Share With:
Rate This Article
No Comments

Leave A Comment